Selamat datang di website resmi Sego Pecel Cakdoell, Kamu bisa pesan makanan di sini atau sekedar berselancar untuk menukar wawasan. Gratis pesan antar untuk area Sembung, Kekeran, Pekilen, Binong, Sayan, Denkayu, Blayu dan sekitarnya. Selamat menikmati!

Sabtu, 28 Oktober 2017

Thor: Ragnarok

"aku tahu kau tidak akan mampu menahannya kan?" ujar Thor sambil memegang leher belakang Odin, membuatnya tameng untuk Palu yang baru saja dilemparkannya. Rakyat Asgard yang dari tadi berkumpul melihat pementasan kisah kepahlawanan Loki terperanjat kaget. Apalagi saat tiba-tiba Odin berubah menjadi Loki sebelum Palu Thor menerjangnya. Mereka baru menyadari bahwa dua tahun terakhir ternyata ditipu oleh Loki yang menyamar sebagai Odin untuk menduduki tahta Asgard
"di mana kau sembunyikan ayahku" tanya Thor penuh emosi"
"dia ada di tempat aman, dia lebih suka mengasingkan diri" jawab Loki sambil membawa Thor menemui ayahnya
"lama tidak kesini, kenapa berubah, sepertinya ada yang salah" Loki keheranan begitu sampai di tempat di mana dia meninggalkan ayahnya dulu
"ini bukan ulahku" teriak Loki sebelum tenggelam oleh cincin api
"Oh rupanya bumi sekarang memiliki seorang penyihir" ucap Thor pada seseorang yang tiba-tiba membawanya ke dalam sebuah rumah hanya dalam sekejap
"aku Dr. Stranger, jika kamu ingin menemui ayahmu, lihatlah kesana" Jelas seorang pria tadi yang tak lain adalah Dr. Stranger, orang yang melindungi Odin setelah ditinggalkan sendirian di Bumi oleh anak tirinya, Loki.
"bagaimana dengan dia" tanya Thor sambil menunjuk ke arah Loki yang tiba-tiba muncul dari cincin apa
"dia bisa mengurus dirinya sendiri" jawab Dr. Stranger sambil membuka portal apinya, di ujung sana terlihat Odin sendirian menatap laut, Thor dan Loki pun mendekat
"waktunya sudah tiba, Hela, kakak pertama kalian, adalah Dewi Kematian Asgard. selama ini dia dikurung dengan hidupku dan sekarang, masaku telah tiba, dia akan bebas, dia akan menguasai Asgard" pesan Odin sebelum akhirnya tubuhnya mendebu, bertebaran menyusul istrinya yang lebih dulu mati. Kedua anaknya hanya bisa meratap, menyesali semua yang telah terjadi
"Hahaha, aku adalah kakak sulung kalian, berlututlah kalian, mari kita bersama, menaklukkan jagad raya, seperti yang pernah aku lakukan bersama ayah dulu" Hela tiba-tiba muncul sesaat setelah Odin lenyap

"jangan harap kau mendapatkan penghormatan kami, rasakan ini" jawab Thor sambil melemparkan palunya 

"buka gerbangnya!" teriak Loki begitu melihat Hela menangkap Palu Thor dan menghancurkannya

"jangan!!" Thor mencegah, tapi terlambat, mereka bertiga pun tersedot pintu menuju Asgard. Thor dan Loki bahu-membahu menahan Hela agar tak sampai gerbang, namun mereka kalah kuat, Loki bahkan terlempar terlebih dulu keluar entah kemana

"kalian tak akan bisa menahan takdirku" teriak Hela sambil menghempaskan tubuh Thor dari gerbang Asgard. Dia lalu menguasai kerajaan, melepas kembali sejarah istana, menegaskan bahwa Asgard harus melanjutkan penaklukan, bukan malah berhenti pada sembilan dunia seperti yang dilakukan Odin. Namun tanpa sepengetahuannya, pedang Asgard, yang menjadi kunci gerbang menuju seluruh jagad raya, dibawa lari oleh Hanibal, mantan penjaga gerbang yang telah dipecat oleh Loki beberapa tahun ini. Penggantinya, yang seharusnya selalu berada di samping pedang itu, justru sibuk mengabdi kepada Hela, sang pemimpin baru Asgard

"hei! Itu milikku!!" teriak seorang wanita kepada sekelompok makhluk aneh yang sedang membawa jaring berisi tubuh Thor 

"di mana ini, mau kau bawa kemana aku?" tanya pada wanita yang berhasil merebutnya dari para makhluk aneh tadi.

"ini adalah tempat untuk makhluk yang tak diinginkan, makhluk buangan! Tapi jangan khawatir, aku akan membawamu ke tempat di mana kamu lebih di hargai, kamu akan menjadi idola baru, diinginkan semua penghuni planet ini" jawab wanita itu sambil terus melaju membawa pesawatnya menuju sebuah bangunan paling tinggi di tempat itu

"kuharap kamu punya kekuatan mengalahkan juara bertahan" sambungnya dalam hati

"segitu atau tidak sama sekali" ucap wanita itu pada seorang pemimpin di bangunan itu. Rupanya mereka sedang transaksi penjualan Thor 

"baiklah, bawa dia ke ruang karantina" jawab pemimpin itu sambil memberikan sejumlah imbalan untuk sang wanita

"Hi Loki, kamu ada di sini, ayo, bantu aku lepaskan semua alat-alat ini" pinta Thor antusias dan penuh harapan begitu tiba-tiba melihat Loki tampak bersenang-senang di suatu sudut ruangan

"Hi jaga mulutmu, butuh dua minggu untuk bisa akrab dengan pemimpinnya. Jangan kau hancurkan kenyamananku disini" jawab Loki dengan bersikap seolah tak mengenal Thor

"wow ada yang baru, kuharap kau bisa mengalahkan juara bertahan, karena hanya itu yang diinginkan pemimpin kita, atau kita akan selamanya tinggal disini" sambut seseorang di ruang karantina begitu melihat Thor didorong masuk. 

"hadirin sekalian, kita sambut juara bertahan kita, Incredible Hulk" bunyi suara pengeras yang menggema di seluruh arena, Thor, yang dari tadi sudah bersiap, justru sumringah begitu melihat bahwa ternyata lawannya adalah Hulk, sahabat karibnya dalam tim Avengers di Bumi. Namun rupanya Hulk adalah Hulk, sosok raksasa hijau yang tak bisa diajak bicara. Pertarungan keras tak dapat dihindarkan hingga harus diakhiri karena tak jua ada yang kalah 

"bagaimana kau bisa sampai di sini" tanya Thor pada Hulk

"Quink Jet" jawab Hulk sambil menengok ke luar ruangan. Thor segera menuju jendela, dia melihat harapan besar di bawah sana, sebuah pesawat super jet milik Avengers teronggok lama tak terurus. Seketika dia melompat, menyelinap masuk ke pesawat itu. Namun belum sempat dia menghidupkannya, Hulk datang mengejar dan membuat panik di dalam pesawat, hingga tanpa sengaja Thor membuka panel komunikasi dengan Kantor Pusat Avengers

"Bruce, dimanapun sekarang kau berada, kumohon berbaliklah, kembalilah karena semua sudah terkendali. Kita menang melawan..." bunyi sebuah pesan video dari Black Widow yang dikirimkan dua tahun lalu pasca perang melawan Ultron. Melihat itu, Hulk lalu berangsur berubah menjadi sosok manusia biasa bernama Bruce Banner

"Oh apa yang terjadi, bagaimana dengan Ultron, apakah kita menang? Apakah bumi selamat?" tanya Banner begitu melihat Thor di hadapannya

"banyak hal yang terjadi, dua tahun kau menjadi Hulk. Sekarang yang penting kita harus keluar dari tempat ini sebelum pemimpin itu datang menangkap kita" jawab Thor sambil mempersilahkan Banner menghidupkan pesawat. Mereka melesat menjauhi bangunan tinggi markas pemimpin tempat itu. Namun pengejaran besar-besaran telah dilakukan

"aku akan membawa mereka kembali sebelum malam" tawar Loki saat pemimpin itu menceritakan pelarian Thor dan Hulk

"aku bisa melakukan lebih cepat darinya" ujar wanita yang menjual Thor sambil melirik Loki. Merekapun berlomba mengejar buronan

"lewat sini!" pandu wanita itu menghadang Thor yang terjebak di keramaian. Bukan untuk menangkap, dia malah membawa Thor dan Banner ke sebuah kapal yang lebih canggih, kapal yang sering dipakai sang pemimpin negeri itu untuk bersenang-senang 

"kita butuh kapal yang lebih kuat jika ingin meninggalkan tempat ini" Jelas wanita itu

"aku tahu jalan menuju kapal seperti itu" sahut Loki yang tiba-tiba muncul diantara mereka

"semua orang berubah, semua orang belajar, tapi kamu tetap saja dari dulu, kelakuanmu semakin mudah ditebak" nasehat Thor pada Loki, yang tiba-tiba hendak menangkapnya dengan tipuan. Tapi untungnya Thor sudah hafal dengan perilaku Loki yang penuh kelicikan. Dengan sebuah alat pelumpuh otot Loki ditinggalkan sendirian, bersama Dr. Banner dan seorang wanita, Thor lalu pergi ke Asgard

"kau takkan pernah bisa berkuasa atas Asgard" ujar Thor pada Hela yang menyambut kedatangannya 

"tapi kau bukan tandinganku" teriak Hela sambil menyerang membabi buta. Pertempuran sengit tak terelakkan. 

"Loki, bangkitkan api abdi, takdir yang akan menghancurkan Asgard" perintah Thor pada Loki, dia lalu menuju tempat api itu disimpan. Sebuah kepala bertanduk, yang sudah ditaklukan sendiri oleh Thor, terpaksa dihidupkan kembali agar Asgard hancur. Agar Hela tak pernah menjadi penguasa.

"Asgard bukanlah tempat, Asgard adalah sebuah bangsa" guman Thor menirukan pesan ayahnya sebelum wafat

"ayo semuanya naik ke kapal" seseorang mengajak seluruh penduduk menaiki kapal yang tiba-tiba datang mengevakuasi. Sementara sang api abdi melahap seluruh Asgard, bahkan Hela tak mampu menghalanginya. Dalam sebuah perjalanan galaksi nan jauh, kapal yang membawa penduduk Asgard yang selamat, terus melaju, menuju satu tempat indah bernama Bumi.

(Selesai)

Bersambung ke film

Avengers: Infinity War