Selamat datang di website resmi Sego Pecel Cakdoell, Kamu bisa pesan makanan di sini atau sekedar berselancar untuk menukar wawasan. Gratis pesan antar untuk area Sembung, Kekeran, Pekilen, Binong, Sayan, Denkayu, Blayu dan sekitarnya. Selamat menikmati!

Minggu, 26 September 2010

Kebun Raya Bali: Kemurnian alam dengan desain modern

Sore itu, setelah jam kerja usai, aku dan teman-teman kantor menuju salah satu tempat wisata alam di Bali. Namanya Kebun Raya Bali. Keindahannya benar-benar memukau dan dijamin membuat segar bagi semua yang mengunjunginya.

Begitu sampai di pintu masuk, aku, sebagai pemegang kendali (he he maksudnya tukang bayar) harus berdebat kusir dengan petugas loket. Masalahnya dia minta uang pas sementara aku tidak menyiapkannya. Untung saat itu pengunjung tidak begitu ramai jadi tidak ada yang terganggu. Dengan Rp. 7000/orang (sopir gratis) kami lalu memulai petualangan sore di Kebun Raya.
Berikut view-view yang kami nikmati.

Istana Kaktus
Mobil diperbolehkan masuk sampai ke penjuru kebun, jadi kami langsung memarkirnya tepat di depan bangunan tempat kaktus-kaktus indah itu dipelihara. Di dalam bangunan tersebut tidak ada penjaga jadi tanggung jawab kita benar-benar dibutuhkan, apalagi jika ada anak-anak bersama kita. Bagi kita yang suka fotografi, istana kaktus juga sangat cocok menjadi objek pemotretan ataupun sekedar dijadikan latar belakang. Berbagai material yang dipasang disana tertata apik dan terbuat dari bahan-bahan alami jadi suasana benar-benar seperti di padang kaktus tempat pohon-pohon itu berasal.

Padang Rumput
Beberapa menit dari Istana Kaktus, kami menemukan sebuah hamparan hijau yang luas. Itulah padang rumput. Letaknya di ujung kebun, dikelilingi pepohonan yang rindang. Untuk mencapai lokasi ini tidak perlu bingung dengan kendaraan kita karna jalan yang mulus membentang sampai ke ujung dalam. Di Padang rumput ini kita juga bisa menggelar tikar untuk makan bersama. Bila kebetulan tidak membawa tikar jangan kuatir karna banyak gubuk-gubuk yang sengaja dibangun untuk bisa dimanfaatkan. Toilet juga menyebar diarea ini jadi bila kita merasa perlu membuang sesuatu, disinilah saatnya.

Lapangan Serbaguna
Tempat yang kami tuju berikutnya adalah tempat lapang dengan pepohonan besar yang tertata rapi. Kita bisa memanfaatkannya untuk berbagai aktfitas. Kami membawa bola jadi beberapa dari kami sangat antusias bermain sepak bola. Di bebera sisi yang lain aku lihat beberapa kelompok pengunjung sedang bermain voli dan sepak takrow. Bulu tangkis dan sepatu roda juga ada tempatnya. Bila capek dan haus, sementara bekal telah habis umpamanya, ada ibu-ibu yang siap menyambut kita dengan dagangan yang dijajakannya. Sementara yang lain bermain bola, aku dan beberap yang lain memilih berkeliling untuk sekedar melihat-lihat koleksi tanaman yang ada.

Ketiga tempat diatas hanyalah sebagian saja dari seluruh keindahan Kebun Raya Bali. Karna kami datang sore hari tentu saja kami tidak bisa berlama-lama. Kebun harus sudah dikosongkan paling lambat jam 18.30 wita. Sebenarnya tepat di depan Istana Kaktus terdapat taman anggrek yang tidak kalah indahnya. Tapi kami tidak sempat mengeksplornya karna terburu waktu. Juga sebelum Padang Rumput, sebenarnya ada satu titik dimana terdapat pohon-pohon besar dan rindang yang nampaknya asyik untuk outbond dll. Apalagi sebenarnya kami juga telah membawa beberapa perlengkapan yang bisa dipakai menikmati segala keindahan yang ada. Nah, sebelum kami semua keluar tak lupa kami foto bersama dibeberapa titik yang menjadi trade mark nya Kebun Raya Bali, seperti pintu gerbang, mini museum dan beberapa koleksi patung. Sore itu kami akhirnya meninggalkan Kebun Raya Bali saat gelap mulai merambat datang. Tinggalah capek dan menghitung berapa uangku yang dipakai oleh teman-teman.

Kebun Raya Bali, percayalah tempat ini bisa menjadi tujuan rekreasi alternatif bagi kita yang sudah jenuh dengan suasana kehidupan kota. Lokasinya mudah dijangkau, segar, alami, bersih dan tentu saja indah. Yang paling penting juga tidak menguras kantong. Cukup dengan Rp. 7000/kepala kita sudah bisa menikmati kesegeran udaranya sepuas hati sampai kepenjuru yang paling ujung. Semua titik terjangkau oleh kendaraan yang beroda empat sekalipun.

Berikut aku sampaikan beberapa tips agar kunjungan anda ke Kebun Raya Bali lebih menyenangkan.
Pertama, pastikan anda datang seawal mungkin dengan menyiapkan uang pas sebelum sampa4 dipintu pembayaran, jam operasional loket 08:00-17:00 wita. Tapi bagi yang sudah didalam ada toleransi 1,5jam untuk keluar area kebun.
Kedua, pastikan anda membawa bekal berlimpah agar tidak perlu menghabiskan uang di dalam kebun. Sudah umum kalau harga-harga didalam akan jauh berbeda.
Ketiga, bila anda bersama seluruh keluarga, hendaknya membawa banyak perangkat mainan. Tentu saja yang sesuai dengan hobi masing-masing. Sepak bola, voli, bulu tangkis dan kegiatan-kegiatan penjelajahan bisa dimainkan disana.
Terakhir, jangan lupa membawa kantong plastik untuk mengumpulkan sampah, karna tidak banyak tempat sampah yang bisa dijangkau. Jadi ketika usai melakukan aktifitas yang menyebabkan timbulnya sampah, anda bisa membungkusnya dan memastikan bahwa sampah yang anda hasilkan tidak tercecer sembarangan. Selanjutnya tentu anda sudah berpartisipasi dalam menjaga kebersihannya. Satu lagi jangan sekali-kali mencabut atau memetik walau hanya satu daun rumput kecil sekalipun, karna itu bisa menjadi kebiasaan yang merusak keindahan Kebun Raya Bali.
Selamat berkunjung.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar