Selamat datang di website resmi Sego Pecel Cakdoell, Kamu bisa pesan makanan di sini atau sekedar berselancar untuk menukar wawasan. Gratis pesan antar untuk area Sembung, Kekeran, Pekilen, Binong, Sayan, Denkayu, Blayu dan sekitarnya. Selamat menikmati!

Kamis, 30 September 2010

Kalah Narsis


Semakin matahari jauh meninggalkan kepala kami, semakin sejuk pula udara di Pantai Kuta. Para wisatawan pun mulai menyiapkan kameranya untuk mencegat sunset. Begitu juga aku, meski dengan kamera ponsel yang cuma dua mega pixel, tapi aku tidak mau kalah narsis dengan bule-bule itu

Photo by. Self timer, SE J105
Lokasi. Pantai Kuta, Kuta, Badung - Bali
Waktu. Selasa, 28 September 2010

Menyentuh Matahari


Touch it! Hury up!! Ada saja idenya sang fotografer. Kali ini aku harus menyentuh matahari. Tak peduli banyak orang lalu lalang, aku tetap harus bisa menyentuhnya. He he, panas? Ya enggaklah! Lebay! Tapi di pantai Kuta, sudah biasa kok yang kayak gini.

Photo by. Anen
Lokasi. Pantai Kuta, Kuta, Badung - Bali
Waktu. Selasa, 28 September 2010

Menerima Ilmu


Terimakasih paduka, aku akan menggunakan kesaktian ini untuk membasmi kejahatan.. he he, begitulah kira-kira yang di ucapkan murid kepada gurunya ketika menerima ilmu. Tapi bukan ilmu yang aku terima sore itu di pantai Kuta. Matahari jatuh ditangan. Begitulah kira-kira temanya

Photo by. Anen
Lokasi. Pantai Kuta, Kuta, Badung - Bali
Waktu. Selasa, 28 September 2010

Cakrawala


Keindahan cakrawala membiru menguasai seluruh pantai. Menjelang matahari tenggelam dibalik lautan Kuta, aku dan teman-teman juga siap-siap meninggalkan pantai Kuta dan segala keindahannya. Namun karna berat hati untuk berpisah, jepretan terakhirpun menandai perpisahan sore itu

Photo by. Doell Ohara
Lokasi. Pantai Kuta, Kuta, Badung - Bali
Waktu. Selasa, 28 September 2010

Sunset Tiba


Keindahan pantai kuta telah tersohor ke seluruh penjuru bumi. Itulah juga yang ingin aku nikmati. Apalagi ketika sunset tiba, serasa hidup bagai di nirwana. Bahkan mataharipun seolah aku pegang. Mau mencoba? Segeralah mencoba mumpung Tuhan masih memberi kesempatan.

Photo by. Anen
Lokasi. Pantai Kuta, Kuta, Badung - Bali
Waktu. Selasa, 28 September 2010

Harmoni


Sebuah iring-iringan masyarakat lokal, begitu indah dan terlihat harmoni dengan alam. Agama dan kebudayaan yang senantiasa dijunjung tinggi disini, menjadikan Bali sebagai tujuan wisata palin diminati di dunia. Aku bangga bisa bekerja di sini. Hidup berdampingan dengan orang-orang baik dan ramah.

Photo by. Doell Ohara
Lokasi. Jalan Raya Br. Sayan, Mengwi, Badung - Bali
Waktu. Selasa, 28 September 2010

Kenangan Pedih


Kenangan pedih yang tertulis di bangunan kecil itu, entah kapan akan berakhir. Nama-nama korban meninggal mungkin akan terus terukir sepanjang usia bangunan itu. Sebuah bangunan yang sengaja didirikan untuk mengenang kenangan pedih.

Photo by. Doell Ohara
Lokasi. Jalanan Legian, Kuta, Badung - Bali
Waktu. Selasa, 28 September 2010

Rabu, 29 September 2010

Melepas Kepenatan


Masih dari Pantai Kuta bersama tiga orang yang sama, kami benar-benar menikmati kebersamaan ini. Datang berlima memakai mobil perusahaan, kami merasa fresh ketika bisa melepas kepenatan kerja lebih awal. Satu staff aku tinggalkan di kantor untuk memastikan usaha beroperasi sebagaimana mestinya

Photo by. Self Timer, SE J105
Lokasi. Pantai Kuta, Kuta, Badung - Bali
Waktu. Selasa, 28 September 2010

Alunan Ombak


Matahari mulai bergerak menjauh ketika aku datang ke pantai ini. Alunan ombak silih berganti menyambut jemari kakiku. Angin sepoi, beginilah suasana yang mengundang aku datang. Pantai Kuta akan selalu menarik bagi semua orang yang mendengarnya.

Photo by. Anen
Lokasi. Pantai Kuta, Kuta, Badung - Bali
Waktu. Selasa, 28 September 2010

Kompak


Inilah tiga dari lima orang yang datang ke pantai Kuta siang ini. Kami sengaja menutup kantor lebih awal untuk bisa menikmati keindahan laut siang hari. Kompak, dari aku, Anen dan Pito. Dua orang lagi adalah Warsidi dan Waris, keduanya melalang entah kemana. Mungkin usia yang membuat kami menyebar

Photo by. Anen
Lokasi. Pantai Kuta, Kuta, Badung - Bali
Waktu. Selasa, 28 September 2010

Barisan Kehidupan


Foto ini aku ambil dari dalam mobil ketika hendak jalan-jalan ke Pantai Kuta. Memaski Banjar Sayan kami berpapasan dengan rombongan yang nampaknya tadi siang kami juga ketemu. Dan.. blits!! Inilah foto yang menurutku menggambarkan barisan kehidupan. Sering sekali aku menemui iring-iringan yang mengagumkan seperti itu. Di Bali, di mana kebudayaan dan Agama senantiasa dijunjung tinggi.

Photo by. Doell Ohara
Lokasi. Jalan Raya Br. Sayan, Mengwi, Badung - Bali
Waktu. Selasa, 28 September 2010

Kuta Square


Malam minggu ketika suntuk di rumah. Teman-teman mengajak jalan-jalan. Maka malam itu kamipun meluncur entah kemana. Tujuan gak menentu yang penting hepi. Dan ketika mobil kami melewati sebuah pusat perbelanjaan.. Blits!! Datap deh salah satu view di Kuta Square menjadi sasaran kamera ponselku

Photo by. Doell Ohara
Lokasi. Jalanan Kuta Square, Kuta, Badung - Bali
Waktu. Sabtu, 25 September 2010

Tour Leader


Tidak yakin siapa namanya, yang jelas dia adalah tour leader salah satu travel agen dari Rusia. Siang itu tumben dia masuk ke kantorku, tidak taunya ada masalah dengan mesin pembayarannya. Dia lalu memakai energi listrik dari kantor untuk melakukan tranksaksi yang entah apa aku juga tidak tahu. Aku sendiri sedang duduk menganggur di belakang mejaku.

Photo by. Doell Ohara
Lokasi. Kantor taman buaya, Mengwi, Badung - Bali
Waktu. Senin, 20 September 2010

Menatap Jauh


Susah mengungkapakan keindahan apa yang bisa dinikmati di pantai Kuta. Apalagi harus ditulis dengan kata-kata di sini. Tapi percayalah, kamu akan langsung tahu begitu datang dan merasakannya sendiri. Duduk menatap jauh ke ujung samudra, menikmati musik semilir dingin angin. Begitulah diriku di pantai itu

Photo by. Anen
Lokasi. Pantai Kuta, Kuta, Badung - Bali
Waktu. Selasa, 28 September 2010

Minggu, 26 September 2010

Kebun Raya Bali: Kemurnian alam dengan desain modern

Sore itu, setelah jam kerja usai, aku dan teman-teman kantor menuju salah satu tempat wisata alam di Bali. Namanya Kebun Raya Bali. Keindahannya benar-benar memukau dan dijamin membuat segar bagi semua yang mengunjunginya.

Begitu sampai di pintu masuk, aku, sebagai pemegang kendali (he he maksudnya tukang bayar) harus berdebat kusir dengan petugas loket. Masalahnya dia minta uang pas sementara aku tidak menyiapkannya. Untung saat itu pengunjung tidak begitu ramai jadi tidak ada yang terganggu. Dengan Rp. 7000/orang (sopir gratis) kami lalu memulai petualangan sore di Kebun Raya.
Berikut view-view yang kami nikmati.

Istana Kaktus
Mobil diperbolehkan masuk sampai ke penjuru kebun, jadi kami langsung memarkirnya tepat di depan bangunan tempat kaktus-kaktus indah itu dipelihara. Di dalam bangunan tersebut tidak ada penjaga jadi tanggung jawab kita benar-benar dibutuhkan, apalagi jika ada anak-anak bersama kita. Bagi kita yang suka fotografi, istana kaktus juga sangat cocok menjadi objek pemotretan ataupun sekedar dijadikan latar belakang. Berbagai material yang dipasang disana tertata apik dan terbuat dari bahan-bahan alami jadi suasana benar-benar seperti di padang kaktus tempat pohon-pohon itu berasal.

Padang Rumput
Beberapa menit dari Istana Kaktus, kami menemukan sebuah hamparan hijau yang luas. Itulah padang rumput. Letaknya di ujung kebun, dikelilingi pepohonan yang rindang. Untuk mencapai lokasi ini tidak perlu bingung dengan kendaraan kita karna jalan yang mulus membentang sampai ke ujung dalam. Di Padang rumput ini kita juga bisa menggelar tikar untuk makan bersama. Bila kebetulan tidak membawa tikar jangan kuatir karna banyak gubuk-gubuk yang sengaja dibangun untuk bisa dimanfaatkan. Toilet juga menyebar diarea ini jadi bila kita merasa perlu membuang sesuatu, disinilah saatnya.

Lapangan Serbaguna
Tempat yang kami tuju berikutnya adalah tempat lapang dengan pepohonan besar yang tertata rapi. Kita bisa memanfaatkannya untuk berbagai aktfitas. Kami membawa bola jadi beberapa dari kami sangat antusias bermain sepak bola. Di bebera sisi yang lain aku lihat beberapa kelompok pengunjung sedang bermain voli dan sepak takrow. Bulu tangkis dan sepatu roda juga ada tempatnya. Bila capek dan haus, sementara bekal telah habis umpamanya, ada ibu-ibu yang siap menyambut kita dengan dagangan yang dijajakannya. Sementara yang lain bermain bola, aku dan beberap yang lain memilih berkeliling untuk sekedar melihat-lihat koleksi tanaman yang ada.

Ketiga tempat diatas hanyalah sebagian saja dari seluruh keindahan Kebun Raya Bali. Karna kami datang sore hari tentu saja kami tidak bisa berlama-lama. Kebun harus sudah dikosongkan paling lambat jam 18.30 wita. Sebenarnya tepat di depan Istana Kaktus terdapat taman anggrek yang tidak kalah indahnya. Tapi kami tidak sempat mengeksplornya karna terburu waktu. Juga sebelum Padang Rumput, sebenarnya ada satu titik dimana terdapat pohon-pohon besar dan rindang yang nampaknya asyik untuk outbond dll. Apalagi sebenarnya kami juga telah membawa beberapa perlengkapan yang bisa dipakai menikmati segala keindahan yang ada. Nah, sebelum kami semua keluar tak lupa kami foto bersama dibeberapa titik yang menjadi trade mark nya Kebun Raya Bali, seperti pintu gerbang, mini museum dan beberapa koleksi patung. Sore itu kami akhirnya meninggalkan Kebun Raya Bali saat gelap mulai merambat datang. Tinggalah capek dan menghitung berapa uangku yang dipakai oleh teman-teman.

Kebun Raya Bali, percayalah tempat ini bisa menjadi tujuan rekreasi alternatif bagi kita yang sudah jenuh dengan suasana kehidupan kota. Lokasinya mudah dijangkau, segar, alami, bersih dan tentu saja indah. Yang paling penting juga tidak menguras kantong. Cukup dengan Rp. 7000/kepala kita sudah bisa menikmati kesegeran udaranya sepuas hati sampai kepenjuru yang paling ujung. Semua titik terjangkau oleh kendaraan yang beroda empat sekalipun.

Berikut aku sampaikan beberapa tips agar kunjungan anda ke Kebun Raya Bali lebih menyenangkan.
Pertama, pastikan anda datang seawal mungkin dengan menyiapkan uang pas sebelum sampa4 dipintu pembayaran, jam operasional loket 08:00-17:00 wita. Tapi bagi yang sudah didalam ada toleransi 1,5jam untuk keluar area kebun.
Kedua, pastikan anda membawa bekal berlimpah agar tidak perlu menghabiskan uang di dalam kebun. Sudah umum kalau harga-harga didalam akan jauh berbeda.
Ketiga, bila anda bersama seluruh keluarga, hendaknya membawa banyak perangkat mainan. Tentu saja yang sesuai dengan hobi masing-masing. Sepak bola, voli, bulu tangkis dan kegiatan-kegiatan penjelajahan bisa dimainkan disana.
Terakhir, jangan lupa membawa kantong plastik untuk mengumpulkan sampah, karna tidak banyak tempat sampah yang bisa dijangkau. Jadi ketika usai melakukan aktifitas yang menyebabkan timbulnya sampah, anda bisa membungkusnya dan memastikan bahwa sampah yang anda hasilkan tidak tercecer sembarangan. Selanjutnya tentu anda sudah berpartisipasi dalam menjaga kebersihannya. Satu lagi jangan sekali-kali mencabut atau memetik walau hanya satu daun rumput kecil sekalipun, karna itu bisa menjadi kebiasaan yang merusak keindahan Kebun Raya Bali.
Selamat berkunjung.

Rabu, 22 September 2010

Soup Ikan


Sebagai menu penutup diner itu adalah sup ikan. Wow! Rasanya sih biasa saja tapi suasananya itu lho, benar-benar membuat orang nyaman menikmati hidangan. Orgen tunggal yang dimainkan juga menambah selera makan. Belum lagi tempatnya yang bersih dan mewah. Sungguh sup ikan yang luar biasa! Kapan aku bisa dapat gratis lagi disini ya..

Photo by. Pito
Lokasi. Restoran Bepasih, Jl. Pemuda III, Renon, Denpasar - Bali
Waktu. Rabu, 22 September 2010

Ini Menunya


Ini menunya. Salah satu yang berhasil aku abadikan. Yang lainnya sudah di acak-acak oleh masing-masing pemegang vocer. Seperti ikan bakar lainnya tapi lebih eksklusif. Sup ikan dan plecing kangkungnya menambah cita rasa menjadi istimewa. Andai nanti dapat vocer lagi, sudah pasti akan terasa lebih nikmat lagi

Photo by. Doell Ohara
Lokasi. Restoran Bepasih, Jl. Pemuda III, Renon, Denpasar - Bali
Waktu. Rabu, 22 September 2010

Ikan Bakar


Gara-gara tetangga sebelah taman, siang ini aku harus mampir di warung makan selatan layanan samsat Mengwi. Betapa tidak, sup ikan yang dia ceritakan membuat aku menelan udara dua hari. Sepulang mengantar laporan ke dinas kehutanan di Denpasar aku langsung belok dan berhenti untuk menikmati apa yang diceritakan tetanggaku. Dan benar, ikan bakarnya juga bikin ketagihan

Photo by. Self timer SE J105
lokasi. Warung Soup ikan, Mengwi, Badung - Bali
Waktu. Rabu, 15 September 2010

Service Center


Belum genap setahun memakai SE J105, aku sudah harus pergi ke service centre sony ericsson. Yang bikin bete adalah antrinya. Untung ponselnya tidak apa-apa, cuma charger saja yang harus di ganti. Karna masih masa garansi, aku tidak harus membeli alias gratis. Tapi sayang harus menunggu 2-4 minggu untuk mendapatkannya. Semoga bisa cepat beres karna aku terlanjur jatuh cinta pada ponsel ini.

Photo by. Doell Ohara
Lokasi. Sony Ericsson service centre, Jl. Teuku umar, Denpasar - Bali
Waktu. Selasa, 21 September 2010

Voucher Diner


Wow, aku akhirnya mendapat voucher diner dari koran tokoh. Bersama teman-teman dari taman buaya, aku menuju Bepasih, restoran dimana voucher itu bisa digunakan. Seperti biasa, kami semua pakai mobil kantor, dan setelah agak sulit mencari, begitulah seperti foto diatas, kami berlima makan bersama.

Photo by. Anen
Lokasi. Restoran Bepasih, Jl. Pemuda III, Renon, Denpasar - Bali
Waktu. Rabu, 22 September 2010

Mumpung Gratis


Mumpung gratis, kenapa enggak dicoba semua menu yang ada. Karna ini restoran ikan, ya menunya semua dari ikan. Ada ikan bakar, steak ikan, pepes dan masih banyak lagi. Yang tidak kalah sedapnya adalah soup ikan. Hhm.. Harus berapa ya aku membayar hidangan sebanyak itu.. Untung dapat vocer gratis dari koran tokoh

Photo by. Wardhi
Lokasi. Restoran Bepasih, Jl. Pemuda III, Renon, Denpasar - Bali
Waktu. Rabu, 22 September 2010

Ayam Goreng


Pulang nonto "Darah Garuda" di 21 Wisata Denpasar, aku dan Anen mampir di warung makan langganan. Meski jaran, tapi setiap ke Denpasar aku selalu mampir ke warung itu untuk sekedar menikmati ayam goreng. Disamping ada kangkung rebusnya, sambelnya itu yang bikin beda, dibuat langsung setiap pembeli tiba jadi terasa segar dan mak nyoss, pedesnya bikin aku balik lagi.

Photo by. Doell Ohara
Lokasi. Warung makan pinggir jalan, Ubung, Denpasar - Bali
Waktu. Jumat, 17 September 2010

Rabu, 15 September 2010

Berangkat Kerja


Beginilah setiap hari diriku. Jalan kaki berangkat kerja. Mess dan jarak ke kantor yang tidak jauh, membuat aku selalu on time. Tidak ada macet, tidak ada polusi. Tapi konsekuensinya ya hanya itu-itu saja yang aku jumpai setiap hari, buaya dan buaya. Paling kalau ada yang heboh adalah tamu-tamu nakal yang datang pagi-pagi dan minta diantar ke toilet.

Photo by. Self timer SE J105
Lokasi. Halaman kantor taman buaya, Mengwi - Badung - Bali
Waktu. Rabu, 15 September 2010

Macet


Mungkin sebentar lagi Bali akan menyusul Jakarta, kota yang macet! Bayangkan saja, hampir semua rumah di Bali punya mobil, angkutan umum masal jarang dan sepeda motor.. Wah jangan di tanya! Setiap keluarga kayaknya punya lebih dari satu. Sementar ruas jalan sempit dan hampir mustahil diperlebar. Seperti yang aku lihat siang ini, hanya karna lampu merah saja, antrian kendaraan mengular panjang kebelakang.

Photo by. Doell Ohara
Lokasi. Salah satu trafic light di baypass ngurah rai, Denpasar - Bali
Waktu. Rabu, 15 September 2010

Habis Renang


Aku duduk di sebuah sofa di pinggir kolam renang. Tempat itu memang dibuat khusus untuk bersantai setiap habis renang. Aku, sudah tentu kecapean setelah berlama-lama basah oleh segarnya air di kolam renang itu. Dan duduk disana memang benar-benar bisa membuat semuanya rileks seperti ngopi dirumah sendiri


Photo by. Barry
Lokasi. Villa Diva, Jl. Kunti, Kuta, Badung - Bali
Waktu. Selasa, 14 September 2010

Kolam Renang


Salah satu fasilitas yang selalu ada di vila-vila adalah kolam renang. Seperti vilanya, meskipun kecil tapi tampak cantik dengan taman disekelilingnya. Tempatnya yang berada persis didepan ruang santai, membuat mata tidak jenuh ketika kita ngobrol. Padahal tahu sendiri, siang itu matahari sempurna memancarkan sinarnya.


Photo by. My Self
Lokasi. Villa Diva, Jl. Kunti, Kuta, Badung - Bali
Waktu. Selasa, 14 September 2010

Lunch Break


Lunch break aku dan Barry makan siang di restoran Bali Deli. Setelah melakukan aktifitas sedari pagi, kami lalu menuju kesini, sebuah restoran yang dulu pernah aku pakai untuk bertemu dengan Ralf Stefan dari Jerman. Bingung dengan menu yang ditawarkan, aku akhirnya hanya memilih Spagety dan Mix juice. Lumayan lah buat bekal aktifitas sehari.

Photo by. Karyawan Restoran
Lokasi. Restoran Bali Deli, Jl. Kunti, Kuta, Badung - Bali
Waktu. Selasa, 14 September 2010

Ruang Santai


Begitu tiba di vila itu, aku dan Barry langsung menuju ke ruang santai. Di ruang itu pula Barry memberiku oleh-oleh dari Australia. Yah, dia memang berjanji akan membawakan beberapa barang langsung dari negaranya. Kita bertemu pertama kali di social site, lalu intens berkomunikasi dan semoga relasi yang kami bangun dapat bermanfaat bagi rencana usaha kedepan.

Photo by. Self timer SE J105
Lokasi. Villa Diva, Jl. Kunti, Kuta, Badung - Bali
Waktu. Selasa, 14 September 2010

Minggu, 12 September 2010

Creambath


Pulang dari bank BNI, aku mampir disebuah salon, minimalis dan tidak terlalu ramai. Aku pingen creambath. Yah, beberapa hari terakhir leherku terasa sakit kalau dibuat nengok, mungkin karna salah posisi tidur. Makanya aku mencoba layanan disalon itu, siapa tau bisa segera pulih.

Photo by. Self timer
Lokasi. Salon candra ayu, Mengwi, Badung - Bali
waktu. Rabu, 08 September 2010

Rio Silaen


Rio Silaen, seorang musisi yang kurang begitu aku kenal, tiba-tiba membuatku berdecak kagum dengan penampilannya dalam konser harmony SCTV pertengahan Agustus kemaren. He he lebay ah! Aku sebenarnya sudah menunggu-nunggu konser itu karna jauh-jauh hari sebelumnya Rio telah memberi tahuku lewat yahoo messanger. Yah kita memang kenal akrab didunia maya. Dan sebagai tandaya, aku kliping beritanya saat dimuat di balipost edisi 26 April 2010

Photo by. Doell Ohara
Lokasi. Loket taman buaya, Mengwi, Badung - Bali
Waktu. Minggu, 05 September 2010

Sabtu, 11 September 2010

Pijat Kepala


Entah angin apa yang membawaku masuk ke salon itu. Tiba aku sudah duduk pijat kepala he he. Itu namanya creambat kali ya? Cuaca panas yang menemani perjalananku dari BNI, membuat aku tergoda untuk berhenti di salon itu. Leher yang sakit semakin memperbesar keinginanku untuk creambat. Akhirnya, begitulah, tangan lembut seorang gadis cantik, memijat-mijat kepalaku.

Photo by. Pemilik salon
Lokasi. Salon Chandra ayu, Mengwi, Badung - Bali
Waktu. Rabu, 08 September 2010

Strawbery


Siang-siang lagi bete dikantor, eh ada yang datang bawa oleh-oleh. Bambang dkk datang ke taman buaya dalam rangka silaturohmi idul fitri. Katanya sih sekalian mampir dari Singaraja. Nah loh, Singaraja kan lewat Bedugul, gudangnya buah strowbery, jadi dia memberiku buah Strowbery. Strowbery ini nampak lain dari biasanya karna besar-besar dan begitu digigit, crot!! Airnya langsung memenuhi rongga mulut. Hhm, segar dan asem-asem legit manis.

Photo by. Doell Ohara
Lokasi. Kantor taman buaya, Mengwi, Badung - Bali
Waktu. Minggu, 12 September 2010

Me: On Periods X


Dalam rangka mengikuti seleksi aparat desa 2008-2009, aku membuat foto ini. Kalau tampak lebih muda dari foto-foto sebelunya itu karna aku telah menemukan jatidiriku. Aku telah bekerja di Jakarta dengan segala kebebasannya, materi yang cukup dan tentu saja aku nyaman. Itulah kenapa aku tampak segar

Photo by. Profesional Photograper
Lokasi. Studio photo Asral II, Pucang, Kandangan, Kediri - Jatim
Waktu. 04 Desember 2008

Me: On Periods IX


Foto ini dibuat dalam rangka membuat surat lamaran kerja ketika aku baru lulus SLTA. Sebenarnya aku sudah bekerja di Erick Weding Service, tapi saat itu aku mendapat promosi di rumah sakit Rahma Medika. Sebagai kelengkapan administrasi jadilah photo ini.

Photo by. Profesional Photographer
Lokasi. Studio photo, Jl. Airlangga Kota Kediri - Jatim
Waktu. 2006

Me: On Periods VIII


Kalau menemukan perbedaan yang cukup jauh antara foto SD dan SLTP, jangan heran karna memang aku sempat berhenti sekolah selama enam tahun sebelum meneruskan kembali ke SLTP. Berkat bantuan kepala sekolah MTs Manbaul Ulum aku lalu bisa kembali melanjutkan sekolah.

Photo by. Profesional Photograper
Lokasi. Ruang tata usaha MTs Manbaul ulum, Jatirejo, Damarwulan, Kepung, Kediri - Jatim
Waktu. 2003

Me: On Periods VII


Lama keluar dari dunia pendidikan membuat aku hidup dengan gaya tanpa aturan. Namun itu akan segera berakhir karna aku telah siap kembali ke bangku sekolah. Foto ini sengaja aku buat untuk mengabadikan panjang rambutku sebelum nanti dipangkas habis sebagai pengorbananku menjadi seorang siswa SLTP

Photo by. Profesional Photographer
Lokasi. Studio photo Asral, Jl. Jombang, Kandangan, Kediri - Jatim
Waktu. Akhir 2002

Me: On Periods V


Foto ini dibuat dalam rangka pembuatan ijasah untuk kelulusan santri di ponpes Hidayatus Sholihin. Mereka yang mendapatkan ijasah ini berarti telah menyelesaikan pendidikan selama tujuh tahun dan telah mempelajari Alfiah, kitap nahwu atau tatacara bahasa arab tingkat atas.

Photo by. Profesional photographer
Lokasi. Serambi Masjid Jatirejo, Damarwulan, Kepung, Kediri - Jatim
Waktu. 2001

Me: On Periods VI


Sebuah foto yang aku buat untuk mengagumi diri. Dengan datang ke studio foto, mengayuh sepeda dan mencoba untuk percaya diri, inilah hasilnya. Percaya diri adalah sesuatu yang berat untuk aku capai. Melihat foto ini, aku menjadi yakin tentang apa yang aku lakukan

Photo by. Profesional Photograper
Lokasi. Studio photo Mitra, Pucang, Kandangan, Kediri - Jatim
Waktu. 1998

Me: On Periods IV


Foto dalam rangka pembuatan ijasah di pondok pesantren Hidayatus Sholihin. Aku sebentar lagi akan lulus dari kelas dasar pesantren ini. Aku memerlukan waktu tiga tahun untuk mencapainya dan telah aku mulai sejak lulus dari Sekolah Dasar di MI Manbaul Ulum.

Photo by. Profesional photographer
Lokasi. Mushola Ponpes Hidayatus Sholihin, Jatirejo, Damarwulan, Kepung, Kediri - Jatim
Waktu. 1998

Me: On Periods III


Tamat dari sekolah dasar di MI Manbaul ulum, inilah foto ijasahnya. Usiaku mungkin sekitar 12 tahun. Memperoleh nilai ebtanas murni tertinggi ternyata tetap membuat aku putus sekolah. latar belakang keluarga orang tuaku yang membawa diri ini masuk kedalam lingkungan pesantren yang religius.

Photo by. Profesional Photograper
Lokasi. Ruang kelas MI Manbaul Ulum, Jatirejo, Damarwulan, Kepung, Kediri - Jatim
Waktu. 1995

Me: On Periods II


Taman kanak-kanak, itulah saat pengambilan foto ini. Tepatnya menjelang kenaikan kelas ke sekolah dasar. Usiaku mungkin sekitar enam tahun saat itu, aku foto untuk pembuatan ijasah sebagai tanda tamat dari TK Kusuma Mulya. Hal yang masih aku ingat adalah pesan mbak yuku: awas, jangan berkedip saat difoto, ntar bisa tidur fotonya'. Itulah kenapa mataku nampak lebar dan tajam.
Photo by. Profesional Photographer
Lokasi. Ruang kelas TK Kusuma Mulya, Jatirejo, Damarwulan, Kepung, Kediri - Jatim
Waktu. 1989

Me: On Periods I


Ini sebenarnya adalah foto keponakanku. Namun melihat kemiripan dia denganku dalam segala hal, tak berlebihan kiranya jika aku pakai foto ini mewakili masa balita. Jujur saja, saat aku balita mungkin teknologi photografi belum masuk ke desaku, sehingga tak kutemukan gambar saat aku bayi.

Photo by. Profesional Photograper
Lokasi. Ruang tamu rumahku, Jatirejo, Damarwulan, Kepung, Kediri - Jatim
Waktu. Unknown

Kamis, 09 September 2010

Sholad Id


Bangun agak telat, kita akhirnya bisa juga mengikuti shola id lebaran tahun ini di markas tentara IX Udayana. Tahun lalu kita melaksanakannya di Masjid besar Kediri, namun kali ini, karena mengejar waktu, makanya kita sampai disini. Meskipun bukan Masjid, namun kekhusukannya juga tidak kalah. Nampak dibelakang kami orang-orang bertebaran seuasi membuka hari kemenangan

Photo by. Wardhi
Lokasi. Markas besar tentara IX Udayana, Kediri, Tabanan - Bali
Waktu. Jumat, 10 September 2010

Teman Baru


Bersama Anatri, dia adalah teman baru dari SMK Brawijaya I Kota Kediri. Ini adalah masa-masa awal aku mencatatkan diri kembali dibangku sekolah. Setelah sukses dengan ujian di SLTP, selanjutnya tentu aku meneruskannya karna aku tidak ingin pendidikan ini terhenti lagi.

Photo by. Shilla
Lokasi. Kamar depan rumahku, Jatirejo, Damarwulan, Kepung, Kediri - Jatim
Waktu. 2003

Rabu, 08 September 2010

Masa Remaja


Ketika kita berada pada masa remaja, apapun terasa asyik untuk dinikmati. Seperti yang aku lakukan dalam foto ini, semua nampak asyik meski sebenarnya semua berada dalam keterbatasan. Bingung? Yah, biar aku saja yang faham maksudnya. Yang penting itu adalah salah satu foto masa remaja.

Photo by. Shilla
Lokasi. Kamar depan rumahku, Jatirejo, Damarwulan, Kepung, Kediri - Jatim

Bersama Henrik


Bersama Henrik aku berfoto. Entah siapa yang take fotonya, yang jelas saat itu kita lagi seru-seruan bikin foto dikompeksi. Maklum, kalau kerjaan lagi seret, apapun jadi enak dilakukan. Meskipun tampak biasa, aku yakin foto ini akan menjadi penuh makna di masa depan.

Photo by. Unknown
Lokasi. Ruang produksi kompeksi Pak Hasan, ruko taman palm mutiara, Cengkareng - Jakarta
Waktu. Jumat, 26 September 2008

Iseng


Sore-sore setelah mandi, aku kembali lagi ke mesin jahit. Begitulah rutinitasku bekerja dikompeksi. Jam 5 sore turun mandi. Setelah rapi pun kembali lagi. Berdandan seganteng apapun ujung-ujungnya mesin jahit juga yang dielus-elus. Dan sebelum aku memulainya, iseng si Ari memfotoku.

Photo by. Ari
Lokasi. Ruang produksi kompeksi Pak Hasan, ruko taman palm mutiara, Cengkareng - Jakarta
Waktu. Rabu, 24 September 2008

Bikin Ketupat


Dua hari menjelang lebaran, aku sibuk bikin ketupat. Ialah makanan khas saat idul fitri tiba. Tinggal sendiri akupun mengerjakan semuanya sendiri. Meskipun bos ada disini, tapi boro-boro dia mau bantu, nyusahin iya!! Atas reques bos, aku bikin 30 buah ketupat yang akan dibagikan buat orang-orang belakang dan aku sendiri tentunya

Photo by. Self timer
Lokasi. Ruang tamu mess room, taman buaya, Mengwi, Badung - Bali
Waktu. Rabu, 08 September 2010

Senin, 06 September 2010

Stres


Biasalah kalau lagi stres, ada saja gaya yang muncul. Orang-orang disekitar pun dipaksa menjadi photograper dadakan. He he, sering banget aku mengalami hal semacam itu. Hati gundah disaat kerjaan menumpuk. Atau terkadang juga disaat kerjaan habis dan menunggu

Photo by. Henrik
Lokasi. Kompeksi Pak Hasan, ruko taman palm mutiara, Cengkareng - Jakarta
Waktu. 08 Nopember 2008

Gerbang Ragunan


Ari, salah satu teman kerja yang ikut melancong ke kebun binatang. Diapun mencoba membebaskan diri di depan gerbang Ragunan. Saat itu memang kami berempat dengan Henrik dan Rusman sedang refresing ditengah-tengah kesibukan kami sebagai penjahit.

Photo by. Doell Ohara
Lokasi. Taman marga satwa, Ragunan - Jakarta
Waktu. Minggu, 10 Nopember 2008

Tumpeng


Lagi asyik belanja di Carefour, eh ada tumpeng! Akupun datang mendekat dan blitz!! Sebuah foto pun jadi. Setelah aku amati ternyata tumpeng itu palsu alias bukan tumpeng benerang entah dalam rangka apa Carefour membuatnya.

Photo by. Rusman
Lokasi. Supermarket Carefour, Mall taman palm, Cengkareng - Jakarta
Waktu. 27 Juli 2008