Selamat datang di website resmi Sego Pecel Cakdoell, Kamu bisa pesan makanan di sini atau sekedar berselancar untuk menukar wawasan. Gratis pesan antar untuk area Sembung, Kekeran, Pekilen, Binong, Sayan, Denkayu, Blayu dan sekitarnya. Selamat menikmati!

Jumat, 04 Juni 2010

Batal Lagi

Seperti biasa, sehabis sholat jumat, aku buka detik.com untuk sekedar melihat headline. Terkadang kalau ada yang menarik ya aku klik untuk memenuhi rasa ingin tahu. Yah, itulah kebiasaanku sebelum kembali mengerjakan tugas yang menanti dimeja. Namun hari ini ada yang beda, aku tergoda untuk berlama-lama browsing. Karna saat pertama aku klik detik.com, muncul headline "obama batal datang, film 'obama' tetap rilis juni". Tentu saja headline itu membuat aku kaget. Aku lalu mengetik kata 'obama' di menu pencarian, dengan harapan akan menemukan berita yang lebih jelas. Dari sekian headline yang muncul, aku tertarik membaca berita tentang seruan Rachel Maryam, anggota DPR RI untuk mendemo kedatangan Presiden USA Barrack Obama. Seruan itu ditulis detik.hot pada pukul 00.sekian tengah malam wita. Tak puas sampai disitu, aku lalu membuka kompas.com dan untuk pertama kalinya aku yakin dengan berita yang aku cari. "obama batal ke indonesia" demikian tulis kompas.com pada headline nya pukul 11.25 wib atau beberapa jam setelah seruan Rachel dimuat detik.com. Lalu adakah hubungan antara seruan Rachel itu dengan pembatalan kunjungan Obama?

Pertanyaan itulah yang akhirnya menggodaku untuk menulis opini ini. Tapi masak iya seruan itu yang menyebabkan pembatalan?. Melihat standar keamanan paspampres-nya Obama sih, mungkin bukan karna itu kali ya, tapi bukankah baru kemaren Bali Post menurunkan berita tentang pesawat kepresidenan USA yang telah tiba di Bali. Itu seharusnya berarti bahwa dari segi keamanan sudah tidak ada masalah. Jadi aku terpaksa menghubung-hubungkan dengan seruan Rachel.

Rachel Maryam, sekilas mungkin seruannya tidak akan ada pengaruh apapun. Tapi melihat kapasitasnya sebagai anggota DPR RI bisa jadi membuat paspampres Obama yang terkenal detil dan sigab itu berpikir ulang. Apalagi isu yang dipakai Rachel adalah soal Agama yang dihubungkan dengan tragedi penyerangan Israel terhadap kapal kemanusiaan Mavi Marmara. Tapi lepas apa alasan dibalik pembatalan itu, mestinya kita tidak usah banyak membahas. Toh kedatangannya juga tidak akan membawa perubahan, kecuali naiknya citra beberapa pejabat. Sementara pembatalan yang telah terjadi beberapa kali, justru mengesankan kalau Indonesia belum aman. Ini jelas merugikan. Mungkin apa yang dilakukan Rachel justru lebih bermartabat dari pada harus terus mengharap, kecewa dan kecewa lagi.

Pemerintah, juga harus bisa memberi kesan yang positif. Jangan terlihat menerima saja kata Gedung Putih. Mungkin memang ada nilai positif, tapi yang jelas, perasaan banyak pihak telah dipermainkan. Yah untung saja kita tidak membangun landasan helikopter bernilai milyaran. Meskipun sebenarnya anggaran yang telah terpakai untuk persiapan tidak kalah hebohnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar