Selamat datang di website resmi Sego Pecel Cakdoell, Kamu bisa pesan makanan di sini atau sekedar berselancar untuk menukar wawasan. Gratis pesan antar untuk area Sembung, Kekeran, Pekilen, Binong, Sayan, Denkayu, Blayu dan sekitarnya. Selamat menikmati!

Selasa, 22 Juni 2010

Baru Lulus


Photo itu diambil ketika aku menjadi Staf Ofice di Erick Wedding Service. Meskipun baru lulus SMK, aku langsung mendapat pekerjaan. Dan dalam rangka mencari pekerjaan yang lebih oke, aku buat photo sebagai salah satu perlengkapannya

Photo by. Profesional Photografer, time unknow

Saat Bersama


Dari Kiri, Kamal, Syafaat, Fai dan Abdul. Kita berempat adalah sahabat sejak taman kanak-kanak. Photo dibuat di rumah Kamal saat masih bersama dalam suasan lebaran 2002 atau.. Ah, aku lupa tepatnya. Yang hingga saat ini kami masih bersama merski jarang sekali bertemu.

Photo by. Kakak ipar Kamal, time unknown

Di Yayasan


Dari Kiri, Syafaat, Kamal dan Abdul. Teman-temanku sedang berkunjung di yayasan tempat aku tinggal selama study di SMK Brawijaya I Kota Kediri. Hampir tiga tahun aku tinggal dan membantu di Yayasan Panti Asuhan NU An-nuur Kota Kediri

Photo by. P. Qoyim, time unknown

Jumat, 18 Juni 2010

Isi Formulir


Beginilah gayaku pas lagi isi formulir pendaftaran lomba photo Teh Botol Sosro. Bertempat di lt. III gedung K. Nadha, aku menyerahkan hasil jepretanku tempo hari kepada panitia. Menang? Ya optimis sajalah, itung-itung sebagai ajang penyaluran hobi. Kita tunggu saja tanggal 27 nanti. yang jelas selain sudah memaksa orang untuk memotretku, aku juga dapat teh botol sosro. Horey.. (he he)

Photo by. Ratna, 19/06 '10

Narsis Abis


Biarlah orang bilang aku narsis, tapi bagiku ini narsis abis!! He he, lebih parah ya. Di dalam lift saat turun usai mendaftarkan photoku, tak kusia-siakan, aku jepret diriku sendiri. Awalnya sih pas lagi naik, tapi belum kejepret, eh keburu lift kebuka. Ketunda deh he he

Photo by. Doell, 19/06 '10

G. W. K.


Turun dari lt. III gedung K. Nadha - Bali TV aku memaksa seseorang yang duduk di meja informasi untuk memotretku. He he, mumpung ketemu patung Garuda Wisnu Kencana. Sudah lama aku mendambakannya.

Photo by. Puspa

View Antik


Salah satu view antik di gedung K. Nadha - Bali TV. Sebagai pengingat kunjunganku kesana, aku dipotret dengan latar belakang tokoh-tokoh disana. Wow, mengesankan.

Photo by. Puspa, 19/06 '10

Menu Spesial


Sepulang dari Bali TV, aku mampir di warung ikan bakar langganan. Pas ditanya mau minum apa.. eh iya, hampir lupa!! Aku kan dapat 1.l teh botol sosro pas daftar lomba photo tadi. He he, jadi deh menu spesialku diwarung itu.

Photo. By. Doell





His Villa



Happines Smile


Still from my croc park, Gerco makes me smile all the day. Happines smile for exactly. After from here, he leave me an invitation to visite his own restorant. Wow, lets find my photos about that here

Photo by. Anjar

My Friend


His name is Gerco, my friend from Netherland whose have a self employe in Bali. Not only good looking, he have a good heart too. we phosed when he and his stafs visite my croc park.

Photo by. Anjar

Rabu, 16 Juni 2010

Menatap Lombok


Di sebuah restoran di tepi pantai. Aku menatap Lombok, sebuah pulau yang ada diseberang sana. Di sebelah timur pulau Bali. Gerco, temanku dari Belanda yang juga pemilik restoran itu, mengundangku untuk menikmati semuanya

Photo by. Gerco

Bali Collection


Masih dalam rangkaian perjalananku ke Hotel Westin Nusa Dua Bali, aku menyempatkan mampir ke Bali Collection. Sebuah pusat perbelanjaan kelas dunia di Bali. Terdapat outlet-outlet international disana. Perpaduan konsep traditional shop dengan gaya modern dunia terkini

Photo by. Anjar

Daftar Nama


Inilah daftar nama-nama korban bom Bali, terukir abadi sebagai pengingat akan kejamnya aksi terorisme. Disana, aku duduk sambil bertanya, seperti apa cara berpikir mereka sehingga tega melakukan semua ini.

Photo by. Anjar

Selasa, 15 Juni 2010

Monumen Bom Bali


Ratusan korban jiwa melayang dalam sebuah tragedi ledakan bom di Legian Bali tahun 2001-2002. Aku datang untuk menyaksikan sisa tragedi yang kini berupa monumen bom bali lengkap dengan nama-nama korban terukir abadi di dindingnya.

Photo by. Anjar

Nusa Dua


Dalam sebuah perjalananku mengambil uang di Hotel Westin Nusa Dua - Bali. Bersama Anjar, kami berpanas-panas menyusuri jalanan Mengwi - Nusa Dua. Apa yang kami dapat? Hhm, selain uang tentunya adalah kepuasan

Photo by. Anjar

Pantai Kuta



Minggu, 06 Juni 2010

Ayo Makan


Setelah nunggu beberapa saat.. Ayo makan!! Ikan bakar yang dipesan sudah jadi. So tidak tunggu lama-lama, langsung dah sikat. Dengan plecing kangkung dan perut yang keroncongan.. Hhm, yummy..

Photo by. Doell, 07/06 '10

Menunggu Pesanan


Siang-siang bingung mau lunch dimana. Eh, ada teman nawarin ikan bakar.. Hmm, langsung dah tancep, meluncur ke Br. Sayan. Nah, sambil menunggu pesanan jadi, baca koran dulu ah..

Photo by. Agus, 07/06 '10

Jebakan Politik Dari Golkar

Beberapa hari terakhir situs berita online langgananku gencar memberitakan wacana 15 milyar per dapil (daerah pemilihan pada pemilihan umum). Kemudian nampaknya wacana itu sudah resmi menjadi usulan dari Partai Golkar yang sejak awal antusias melempar wacana tersebut. Yang namanya usulan, tentu ada pihak yang pro dan kontra lengkap dengan argumennya masing-masing. Mulai dari yang halus sampai yang paling kasar, dari sekedar komentar sampai yang paling menyerang. Itulah salah satu pekerjaan anggota DPR.

Aku, meskipun bukan anggota DPR, tergoda juga untuk menilai wacana yang kemudian menjadi usulan itu. Soal pro kontra, jelas aku kontra, karna soal penyaluran dana untuk pembangunan dll adalah tugas pemerintah. DPR cukup sebagai pengawas. Tapi bukan itu yang ingin aku suarakan. Ada hal lain yang aku temukan dibalik usulan itu.

Uang 15 milyar Rupiah per-dapil, tentu bukanlah jumlah yang 'wah' buat partai yang satu ini. Seperti kita ketahui sebagian anggotanya telah bergelimang harta lengkap dengan sumbernya. Sebaliknya, jumlah itu justru sangat menggiurkan bagi partai-partai lain di Senayan. Apalagi bagi partai kecil dan tidak punya sumber dana 'basah'. Partai Golkar sedang memanfaatkan kondisi itu untuk memulai manuvernya. Targetnya jelas, 2014. Ketika dana itu benar-benar cair misalnya, aku tidak yakin Partai Golkar akan menggunakannya. Pihaknya justru akan sibuk mengamati partai-partai lain dalam penggunaan dana itu. Golkar paham, ketika sebuah partai membutuhkan biaya untuk bertahan, dan ada dana segar dihadapannya, pasti tergoda. Intinya, ini adalah jebakan Golkar untuk mencoreng partai-partai kecil yang mencuri suaranya. Karna tidak ada yang bisa menjamin apakah penggunaan dana itu nantinya tidak melanggar hukum. Dan ketika itu terjadi, Golkar tidak akan segan-segan menyerang partai yang bersangkutan dengan isu yang menyangkut dana tersebut seperti money politic, korupsi, dll.

Itulah pendapatku. Lepas dari apapun motif yang ada, semoga usulan dana tersebut tidak akan pernah direalisasikan. Karna baik DPR maupun Pemerintah, sudah punya tugas masing-masing. Jelas dan gamblang.

Badung, 07 Juni 2010
Doell Ohara

Jumat, 04 Juni 2010

Batal Lagi

Seperti biasa, sehabis sholat jumat, aku buka detik.com untuk sekedar melihat headline. Terkadang kalau ada yang menarik ya aku klik untuk memenuhi rasa ingin tahu. Yah, itulah kebiasaanku sebelum kembali mengerjakan tugas yang menanti dimeja. Namun hari ini ada yang beda, aku tergoda untuk berlama-lama browsing. Karna saat pertama aku klik detik.com, muncul headline "obama batal datang, film 'obama' tetap rilis juni". Tentu saja headline itu membuat aku kaget. Aku lalu mengetik kata 'obama' di menu pencarian, dengan harapan akan menemukan berita yang lebih jelas. Dari sekian headline yang muncul, aku tertarik membaca berita tentang seruan Rachel Maryam, anggota DPR RI untuk mendemo kedatangan Presiden USA Barrack Obama. Seruan itu ditulis detik.hot pada pukul 00.sekian tengah malam wita. Tak puas sampai disitu, aku lalu membuka kompas.com dan untuk pertama kalinya aku yakin dengan berita yang aku cari. "obama batal ke indonesia" demikian tulis kompas.com pada headline nya pukul 11.25 wib atau beberapa jam setelah seruan Rachel dimuat detik.com. Lalu adakah hubungan antara seruan Rachel itu dengan pembatalan kunjungan Obama?

Pertanyaan itulah yang akhirnya menggodaku untuk menulis opini ini. Tapi masak iya seruan itu yang menyebabkan pembatalan?. Melihat standar keamanan paspampres-nya Obama sih, mungkin bukan karna itu kali ya, tapi bukankah baru kemaren Bali Post menurunkan berita tentang pesawat kepresidenan USA yang telah tiba di Bali. Itu seharusnya berarti bahwa dari segi keamanan sudah tidak ada masalah. Jadi aku terpaksa menghubung-hubungkan dengan seruan Rachel.

Rachel Maryam, sekilas mungkin seruannya tidak akan ada pengaruh apapun. Tapi melihat kapasitasnya sebagai anggota DPR RI bisa jadi membuat paspampres Obama yang terkenal detil dan sigab itu berpikir ulang. Apalagi isu yang dipakai Rachel adalah soal Agama yang dihubungkan dengan tragedi penyerangan Israel terhadap kapal kemanusiaan Mavi Marmara. Tapi lepas apa alasan dibalik pembatalan itu, mestinya kita tidak usah banyak membahas. Toh kedatangannya juga tidak akan membawa perubahan, kecuali naiknya citra beberapa pejabat. Sementara pembatalan yang telah terjadi beberapa kali, justru mengesankan kalau Indonesia belum aman. Ini jelas merugikan. Mungkin apa yang dilakukan Rachel justru lebih bermartabat dari pada harus terus mengharap, kecewa dan kecewa lagi.

Pemerintah, juga harus bisa memberi kesan yang positif. Jangan terlihat menerima saja kata Gedung Putih. Mungkin memang ada nilai positif, tapi yang jelas, perasaan banyak pihak telah dipermainkan. Yah untung saja kita tidak membangun landasan helikopter bernilai milyaran. Meskipun sebenarnya anggaran yang telah terpakai untuk persiapan tidak kalah hebohnya.

Kamis, 03 Juni 2010

Rombongan Pertama


Menyambut musim liburan sekolah 2010, Taman Buaya Indonesia Jaya - Bali menggelar promo spesial. Yakni dengan memberikan harga kusus untuk pelajar dan mahasiswa. Diskon antara 20-50%dari harga normal. Disamping itu juga akan diberikan 10 orang free untuk rombongan minimal 50 anggota. Selain diskon harga, pihak taman juga menggelar atraksi setiap jam 10.45 dan 15.00 wita. Atraksi tersebut meliputi pertarungan buaya (Crocodile Wrestling) dan Debus/kekebalan tubuh (Magic Show). Atraksi tersebut bisa disaksikan oleh rombongan dengan minimal 100 anggota. Promo ini berlaku selama Mei - Agustus 2010.

Pada tanggal 05 Juni 2010 rombongan pertama telah datang dari SDN I Pelemahan Denpasar. Ini menjadi awal dimulainya musim liburan sekolah tahun ini. Nah bagi anda yang memiliki otoritas di sekolah dan belum merencanakan tujuan wisata, maka jangan lewatkan Taman Buaya Indonesia Jaya - Bali. Tempat konsevarsi buaya terbesar dengan atraksi dan pertunjukan di Bali. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi Marketing Executive kami di telp/faks (0361) 829352/53 Agus,081999933803 dan Abdul,081234162140. Atau email kami di doel.ohara@yahoo.com.

Photo by. Doell, 05/06 '10

Mencari Kerja


Beginalah tingkah polah seorang karyawan yang kebingungan karna kantornya mau bangkrut. Berbagai lowongan yang termuat di koran ditelepon dah ma dia. Tapi sayang jawabannya selalu sama.. "anda tidak memenuhi kualifikasi" ..kasian Agus.

Photo by. Doell, 03/06 '10

Rabu, 02 Juni 2010

Diner Extra


Ini ni kalau udah makan malam tapi perut masih keroncongan. Yah, pergi keluar sebentar, antri beberapa saat, dapat dech, ekstra diner malam itu. Nasi goreng pake telor di depan wiros.

Photo by. Doell, 01/06 '10

Aneh Tapi Nyata


Kalimat yang aku jadikan judul tulisan ini mungkin telah akrab ditelinga kita selama ini. Iya, ada hal aneh yang sedang terjadi saat ini.

Aneh karna harga sebuah produk dinaikkan justru disaat konsumennya semakin banyak. Alasannya subsidi dan subsidi. Idealnya seorang pedagang akan semakin berlimpah keuntungannya seiring membludaknya pembeli. Tapi kenapa yang terjadi justru sebaliknya untuk sebuah produk yang bernama 'elpiji'. Konversi yang dilakukan pemerintah dari minyak tanah ke elpiji praktis meningkatkan omset penjualan gas tersebut. Sehingga keuntungan yang paling kecil sekalipun seharusnya sudah bisa dirasakan. Lha ini alih-alih merasakan keuntungan, yang ada malah minta menaikkan harga jual. Kalau sudah seperti dimana kesalahannya? Pertamina, sebagai pihak terkait seharusnya tidak gemar melirik kenaikan harga sebagai solusi mengatasi permasalahannya. Sebelum kenaikan harga menjadi opsi, seharusnya hal-hal yang mempengaruhi pembentukan harga sebuah produk itu lebih dulu dituntaskan. Aku memang buta akan ilmu ekonomi dan entah apalah yang berhubungan. Tapi satu yang aku pahami adalah ketika omset meningkat, maka keuntungan pun akan meningkat. Bahkan dengan selisih paling tipis sekalipun. Inilah yang menurutku menjadi aneh. Tapi nyata karna kenyataannya memang ada permintaan kenaikan harga.

Sebagai warga kelas bawah, aku tentu berharap kenaikan ini tidak benar-benar terjadi. Bisa dibayangkan, kalau minyak tanah sudah mahal, lalu kapan aku sebagai warga kota kelas bawah akan menikmati hasil pembangunan? Ketika sebagian sembako sudah di tangan dengan susah payah, haruskah bersusah payah sekali lagi untuk memakannya? Semoga yang bersangkutan segera mendapatkan pencerahan.

Photo by. Doell, 15/05 '10