Selamat datang di website resmi Sego Pecel Cakdoell, Kamu bisa pesan makanan di sini atau sekedar berselancar untuk menukar wawasan. Gratis pesan antar untuk area Sembung, Kekeran, Pekilen, Binong, Sayan, Denkayu, Blayu dan sekitarnya. Selamat menikmati!

Kamis, 06 Mei 2010

Sri Mulyani, antara bangga dan khawatir


Hari ini, Kamis, 06 Mei 2010 hampir semua surat kabar nasional dan daerah memberitakan Sri Mulyani. Wajahnya ada di halaman utama semua media yang memuatnya. Kemaren tak kalah seru, beberapa televisi swasta nasional mendadak bereaking news untuknya. Namanya pun menjadi trending topic di situs-situs pertemanan. Yah, per 01 Juni nanti, Sri Mulyani menjadi Managing Director World Bank, sebuah jabatan di Bank Dunia yang membawahi tiga wilayan dunia.
Aku mendadak bangga menjadi warga Indonesia, sama seperti Presiden SBY yang telah menyetujui pengunduran diri Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan. Tapi aku juga khawatir dengan penguduran itu. Aku merasa ada kepentingan tidak tulus dibalik pemberian jabatan oleh Bank Dunia. Sebagai negara berpenduduk besar, Indonesia adalah konsumen potensial bagi mereka. Mereka tidak ingin potensi itu sia-sia. Itulah kenapa mereka tidak mengangkat Sri Mulyani jauh hari sebelum mengucurkan 6,7 T Rupiah untuk Bank Century. Padahal mereka telah mendengar sejak lama tentang kemampuan Sri Mulyani. Sejak sebelum mengangkat pejabat yang sekarang akan berhenti. Mereka justru menggodanya setelah dengan cepat Sri Mulyani menonaktifkan sepuluh atasan Gayus dalam kasus pajak. Tindakan itu bahkan lebih cepat dari Kejaksaan dan Polri. Tapi mereka tidak suka itu. Ada yang tidak ingin Indonesia keluar dari daftar negara korup, karna itu akan menghapus potensi yang ada.
Pengakuan dunia akan kemampuan Sri Mulyani membuat Bank Dunia berani memboyongnya ke Washington DC untuk mendukung perusahaan mereka. Disisi berikutnya mereka berhasil mempertahankan potensi konsumen mereka.
Lepas dari apapun motif Bank Dunia. Sri Mulyani adalah figur putra bangsa yang hebat. Aku setuju itu. Tapi aku tetap tidak setuju kebijakannya mengocorkan 6,7 T Rupiah untuk Bank Century. Sekarang tinggal bagaimana mencari orang yang mampu mengantikan dia di Departemen Keuangan. Karna ibarat rumah, departemen tersebut tergolong mewah dengan perabotan yang menggoda tapi penuh dengan tikus. Jadi Presiden SBY harus mampu menemukan kucing yang bisa menagkapnya tanpa memporakporandakan perabot yang ada didalamnya. Sulit? Usulku sih Rizal Ramli, seperti yang ada dalam benakku berikutnya.

Model by. Pito
Photo by. Doell, 06/05 '10

Tidak ada komentar:

Posting Komentar