Selamat datang di website resmi Sego Pecel Cakdoell, Kamu bisa pesan makanan di sini atau sekedar berselancar untuk menukar wawasan. Gratis pesan antar untuk area Sembung, Kekeran, Pekilen, Binong, Sayan, Denkayu, Blayu dan sekitarnya. Selamat menikmati!

Jumat, 31 Desember 2010

Selamat Tahun Baru 2011

Tahun baru 2011 segera datang. Nuansa kemerihannya semakin terasa seiring merapatnya jarum jam ke angka duabelas. Penjual terompet juga terlihat semakin banyak di pinggir jalanan Bali. Bali memang menjadi tujuan favorit untuk berlibur menikmati pergantian tahun. Sunsetnya yang indah akan menciptakan kesan mendalam. Maka dari itu, dari Bali pula aku mengucapkan

SELAMAT TINGGAL 2010
SELAMAT DATANG 2011
SELAMAT TAHUN BARU DAN BAHAGIA

Kamis, 30 Desember 2010

My Growing


Inilah aku dari masa ke masa. tidak sadar ternyata hampir separoh hidup aku mengarungi hidup dan kehidupan. semoga apa yang telah aku lakukan selama ini senantiasa beramanfaat untuk masa depan.


Photo By. Doell Ohara
Lokasi. Unknown
Waktu. 30 Desember 2010

Rabu, 29 Desember 2010

Menang Tidak Menang Tetap Senang


Menang tidak menang tetap senang. Kalimat itu terdengar sportif dan berjiwa besar. Memang seharusnya demikian menjadi suporter di pertandingan apapun. Tapi khusus untuk pertandingan leg kedua di final piala AFF 2010 nanti malam, kalimat tadi pasti memiliki makna yang lebih besar untuk dunia bola Indonesia.

Kekalahan Timnas Indonesia 0-3 pada leg pertama di Kualalumpur membuat 'Garuda' harus berjuang lebih berat dari pada Timnas Malaysia. Kemenangan minimal 4-0 mutlak diperlukan bila ingin menjadi juara. Berat memang, tapi bukan berarti harus pesimis. Apalagi kalau melihat pertandingan di babak penyisihan dimana Garuda bisa membantai 5-1. Betapa senangnya jika kesuksesan itu terulang, bukan hanya senang karna menjadi juara baru AFF tapi juga senang karna telah memuaskan dahaga prestasi selama lebih dari limabelas tahun. Satu lagi pasti senang karna telah sukses menjadi tuan rumah dan sekaligus mengangkat piala.

Lalu bagaimana bila kalah? Kecewa tidak menjadi juara pasti ada, tapi aku yakin banyak yang tetap senang. Senang karna sempurna sudah momentum untuk mereformasi PSSI. Sebagaimana kita lihat selama ini begitu banyak orang yang menginginkan perbaikan namun selalu saja terulang kesalahan yang sama. Kacaunya jadwal ISL hingga amburadulnya distribusi tiket tidak membuat PSSI berbenah diri. Bahkan Nurdin Halid, sang ketua umum dengan penuh percaya diri mengklaim inilah saatnya panen atas apa yang selama ini ditanamnya. Klaim itu tentu saja membuat banyak orang tidak nyaman. Semua itu karna banyak yang menganggap Nurdin Halid lah yang harus bertanggung jawab atas keterpurukan Timnas selama ini. Ketidaknyamanan itu semakin dalam ketika dengan penuh percaya diri sekali lagi, Nurdin Halid membanggakan diri, memuji sendiri keberhasilannya membawa Timnas seperti sekarang ini. Padahal belum juga juara. Hal lainnya adalah upayanya menarik PSSI ke dalam politik. Jadi bila memang Timnas harus tertunda keberhasilannya, tentu akan sangat menyenangkan, setidaknya bagiku. Karna ini akan menjadi tamparan nyata buat Nurdin Halid, sehingga dia akan benar-benar malu dengan kepercayaan dirinya akhir-akhir ini. Tapi itupun kalau dia masih punya malu. Kenyataannya meski mantan napi dan menjadi koruptor, dia tetap santai duduk sebagai ketua umum PSSI. Kekalahan Timnas nanti (semoga tidak terjadi) akan menjadi titik awal mereformasi PSSI khususnya dalam rangka menggulingkan Nurdin Halid. Jangan tanya lagi kenapa dia harus digulingkan!!

Menang senang, tidak menang tetap senang. Bahkan akan lebih senang. Bukan karna tidak mendukung Timnas, tapi justru untuk membutanya lebih baik di masa selanjutnya. Tapi lepas dari semua itu, apapun hasil dari pertandingan ini nanti, itulah yang terbaik bagi kita semua. Semoga tetap sportif dan bravo Indonesia!!

Minggu, 26 Desember 2010

Maaf Alferd, Beginilah PSSI!!


Malaysiacheatlaser, ada juga beberapa kata lain yang menjadi trending topic di dua jejaring sosial terbesar saat ini paska kekalahan Timnas Indonesia 0-3 dari Timnas Malaysia. Facebook dan Twitter benar-benar ramai dengan perbincangan tentang ulah fans (suporter) Malaysia yang dianggap melakukan kecurangan pada leg pertama AFF CUP 2010 Stadion Bukit Jalil Kualalumpur Malaysia. Banyak yang mengamini anggapan tersebut namun tidak termasuk Alfred Riedl, pelatih Timnas Indonesia itu menolak keras kekalahan tim racikannya akibat sinar laser.

Yah, begitulah sikap olahragawan sejati. Tidak ada kambing hitam atas kekalahan dan mampu mengucapkan selamat atas kemenangan lawan. Namun berbeda dengan Alfred Riedl, para petinggi PSSI justru menyalahkan sinar laser, bahkan Menpora Andi Malarangeng pun demikian.

Sebagai tim profesional dan bermain ditingkat tertinggi AFF, Alfred Riedl tahu akan adanya berbagai kejadian non teknis seperti itu. Dan tentu saja dia telah membentengi para pemainnya agar tetap fokus pada pertandingan. Namun hal sebaliknya justru dilakukan petinggi PSSI, bahkan sehari sebelum pertandingan dimulai, mereka mengancam akan walk out jika pemain mendapat gangguan laser. Sikap ini sungguh tidak mencerminkan kebesaran tim garuda yang telah terbang dengan gagah perkasa ke final. Sikap ini sungguh membuat PSSI terkesan cengeng dan tidak siap kalah. Maka lihatlah akibatnya, blunder!! Firman Utina dkk pun terpancing oleh ulah fans Malaysia. Markus Horison menarik teman-temannya ke tepi lapangan dan pertandinganpun terhenti di awal babak kedua. Inilah awal dari kekalahan itu. Tenggelam sudah keperkasaan Garuda dalam cengkraman Harimau Malaya 3-0.

Mencari kambing hitam soal kekalahan, petinggi PSSI paling jago menemukannya. Tapi mereka tidak akan pernah menyadari bahwa sebenarnya merekalah yang menentukan semuanya. Setelah Alfred Riedl meracik tim yang berkualitas dengan kemampuan teknik tinggi, selanjutnya adalah PSSI, sebagai induk olahraga ini harus mampu merawatnya. PSSI harus memberi motivasi bukan provokasi. PSSI harus menambah daya juang bukan malah menjadikannya cengeng. PSSI harus berbenah bukan malah bangga dengan segala kekurangannya.

Masih ada waktu! Leg kedua akan berlanggsung tanggal 29 nanti di Gelora Bung Karno Jakarta. Peluang sekecil apapun masih bisa menentukan. Dan semoga petinggi PSSI tidak melakukan blunder lagi! Atau lebih baik diam saja dulu kalau takut kalah! Jangan mengeluarkan pernyataan dulu kalau hanya mau merengek dan mengeluh! Biarkan kami, suporter yang mengobarkan terus semangat juangnya!
Garuda didadaku! Garuda kebanggaanku! Kuyakin hari ini pasti menang! Bravo Timnas Indonesia!!

*amin

Jumat, 24 Desember 2010

Apa Itu RSS Feed?

Selama ini aku sering menemukan istilah RSS Feed di beberapa situs yang aku kunjungi. Jujur aku belum faham sepenuhnya apa itu RSS Feed dan fungsinya. Maka beberapa saat lalu aku coba menanyakannya di yahoo answer. Terimakasih buat teman-teman yang telah memberikan penjelasan, khususnya buat Angie sekalian minta ijin memuat jawaban kamu di blog aku. Dan semoga jawabannya bermanfaat pula buat orang lain.

Berikut adalah jawaban dari pertanyaanku "Apasih yang dimaksud RSS Feed yang sering aku temui di banyak website yang aku kunjungi?"
RSS merupakan
singkatan yang merujuk
kepada beberapa
protokol :
Really Simple Syndication
( RSS 2.0 )
RDF Site Summary ( 0.9
dan 1.0 )
Rich Text Summary
( 0.91 )
lalu, Apa itu RSS?
sederhananya, RSS
merupakan versi simple
dari isi website dengan
format XML. biasanya
digunakan di website
dengan konten yang
dinamis atau berubah –
ubah, seperti portal
berita dan blog.
begini. tujuan seseorang
membuka suatu website
adalah untuk
mendapatkan informasi
dari website tersebut.
Namun, ketika anda
membuka suatu website,
selain informasi dari
website tersebut
terbuka, ikut pula
terbuka banner, widget,
header, footer, dan
pernak pernik dari
website tersebut yang
mungkin anda kurang
butuhkan. nah, RSS
reader merupakan solusi
dari masalah ini. RSS
merupakan versi simple
dari sebuah website yang
hanya menampilkan
konten atau isi dari
website. tanpa banner,
tanpa widget, tanpa
header atau footer dari
website yang sebenarnya
anda tidak butuhkan. rss
dapat dibaca melalui
pembaca RSS atau RSS
reader.
terus, manfatnya RSS
untuk saya apa?
Untuk memahami
manfaat RSS secara
lengkap, anda perlu
tahu feed terlebih
dahulu.
lalu, feed itu apa?
feed , ( atau pengumpan
dalam bahasa
indonesianya ) adalah
suatu format data yang
digunakan untuk
melayani isi yang sering
diperbaharui. Distributor
isi mensindikasikan suatu
umpan web dan
mengizinkan para
pengguna untuk
berlangganan. Membuat
suatu koleksi umpan
web yang tersedia pada
satu tempat dikenal
sebagai agregasi, yang
dilakukan oleh agregator
(disebut juga pembaca
umpan atau pembaca
berita).( definisi
id.wikipedia ) .
maksudnya begini, feed
adalah suatu layanan
yang disediakan oleh
blog atau website.
gunanya adalah
mengumpulkan RSS atau
versi simple dari suatu
blog atau website yang
tersedia, lalu
mendistribusikannya.
mendistribusikan
kesiapa? kepada orang
yang berlangganan feed
tersebut. masih ingat
dengan cara membaca
RSS diatas? ya, jadi anda
bisa mensubscribe atau
mendaftarkan alamat
feed tersebut ke RSS
reader anda, lau setiap
blog atau website
tersebut memasukkan
konten baru, feed
tersebut akan
mengirimkannya ke RSS
reader anda.
sebentar, ada yang
terlupa. RSS reader itu
apa?
RSS reader adalah
aplikasi yang digunakan
untuk membaca RSS
daru sebuah website.
cara membaca RSS suatu
website adalah, anda
masukkan alamat feed
website tersebut, lalu
RSS akan mengambil
RSS dari feed website
tersebut. Setiap kali web
tersebut di update, versi
RSSnya akan disediakan
oleh feed, dan akan
diambil oleh RSS reader
anda.
RSS ada dua tipe :
desktop based, dan web
based. tipe desktop
based ini berupa aplikasi.
seperti MS word atau
Browser. anda perlu
menginstallnya di
desktop anda. sedangan
tipe web based, ini
berupa website. web
application. anda tidak
perlu menginstallnya,
cukup buka browser
anda, masuk ke
alamatnya, dan sign up.
masing – masing tipe
memiliki kelebihan.
desktip based, anda
dapat membacanya
secara offline. Web
based, anda tidak perlu
repot menginstal
aplikasi. data anda
disimpan secara online,
dan dapat anda akses
dengan komputer mana
pun.
untuk RSS reader
desktop based, anda
bisa gunakan :
RSSOwl | RSS / RDF /
Atom Newsreader 1.2.2
FastTrackNews
Recover Data RSS
Reader 2.0.5
RSS Feed Reader 2.1
YeahReader 2.4
Active Web Reader 2.45
Snarfer
*) daftar tersebut
berdasarkan post
sampepuas.com disini.
thanks untuk
sampepuas.com untuk
listnya yang membantu.
sampepuas.com sendiri
merekomendasikan
snarfer, karena
tampilannya yang simple.
sedangkan untuk RSS
reader web based, anda
bisa coba :
bloglines
Google Reader
saya pribadi sudah
pernah menggunakan
keduanya, namun
Google Reader lebih
yahud untuk saya.Selain
karena terintegrasi
dengan Google Account,
fiturnya lebih
memuaskan.
intinya, apa kegunaan
semua teknologi ini?
RSS, feed dan RSS
reader. keuntungannya
apa?
ketiga teknologi ini
memungkinkan anda
membaca berita terbaru
dari 20 blog atau website
favorit anda dalam
waktu sepuluh menit.
loh kok bisa? ya, anda
miliki sebuah RSS reader
lalu daftarkan feed blog
atau website favorit
anda. Setiap kali website
tersebut mengupdate
kontennya, anda akan
mendapatkannya! tidak
perlu bolak – balik
menyantroni blog
kesayangan anda untuk
mendapatkan konten
terbaru darinya. dan
lagi, anda tidak perlu
lagi memBookmark
halaman website favorit
anda. Wow! Sebuah
inovasi yang
memudahkan kegiatan
anda berinternet bukan?
Sumber :
http://bloggingly.com/
apa-itu-rss-dan-feed-
serta-kegunaannya/
Dijawab oleh Anggi - 2
jam lalu

Rabu, 22 Desember 2010

Selamat Datang Liga Primer Indonesia


Sore ini, Rabu, 22 Desember 2010 Liga baru sepak bola Indonesia telah di luncurkan. Liga Primer Indonesi (LPI), menjawab kekecawaan sebagian pecinta bola akan profesionalitas kompetisi yang sudah berjalan. Lepas dari segala kontroversi, tidak salah kiranya kita mendukung kompetisi ini. Sebuah kompetisi yang mandiri tanpa mengandalkan keuangan negara.
SEPAK bola Indonesia
sedang mendapatkan
momentum baru.
Keberhasilan
kesebelasan nasional
Indonesia untuk melaju
hingga ke final Piala AFF
2010 menimbulkan
kegairahan yang luar
biasa terhadap sepak
bola nasional.
Tempalah besi ketika ia
masih panas.
Momentum yang baik ini
harus dipergunakan
untuk membangun
sistem pembinaan sepak
bola yang benar.
Momentum ini harus
dipakai untuk
menghasilkan sebuah
kompetisi yang
berkualitas.
Inilah setidaknya yang
dilihat oleh pengusaha
Arifin Panigoro. Ia
menggulirkan sebuah
kompetisi sepak bola
yang diberi nama Liga
Premier Indonesia.
Kompetisi yang akan
diikuti oleh 19 klub itu
akan bergulir mulai 8
Januari 2011.
Dengan mengusung
tema "Change the
Game", LPI ingin
menawarkan sebuah
kompetisi yang berbeda.
Sebuah kompetisi yang
tanpa rekayasa, di mana
hasilnya ditentukan oleh
kualitas tim yang
bertanding. Siapa yang
lebih siap taktik, strategi,
teknik, dan juga
fisiknya, dialah yang
berhak memenangi
pertandingan dan
kompetisi.
Kompetisi yang
berkualitas sangat
diperlukan karena itulah
kunci membangun tim
nasional yang bisa
diandalkan. Salah satu
penyebab sepak bola
Indonesia terpuruk
begitu lama, karena kita
tidak pernah mempunyai
kompetisi yang kredibel.
Liga Sepak Bola
Indonesia yang digelar
selama ini sudah
kehilangan
kredibilitasnya.
Kompetisi yang bergulir
setiap tahun, memang
selalu ramai ditonton
pecinta sepak bola.
Namun kompetisi itu
tidak memberikan
kontribusi yang signifikan
bagi pembinaan sepak
bola nasional.
Bagaimana kita mau
mengharapkan lahirnya
pemain berkualitas
apabila terlalu banyak
faktor nonteknis yang
bermain di sana.
Memang sulit untuk bisa
dibuktikan, namun
semua tahu bahwa
kompetisi yang ada
sekarang ini penuh
dengan rekayasa.
Mundur dan bubarnya
klub selama ini
disebabkan karena
terlalu kuatnya rekayasa
pertandingan yang ada.
Suap dan pengaturan
skors membuat banyak
pengurus sepak bola
tidak tahan dan akhirnya
memilih untuk mundur.
LPI yang akan digulirkan
mulai awal tahun depan
mencoba menawarkan
sebuah alternatif. PSSI
memang tidak mengakui
keberadaan kompetisi
yang baru ini dan pasti
berupaya untuk
mengganjal kompetisi
yang menjadi saingan
mereka.
Memang kita sayangkan
adanya sebuah
kompetisi tandingan.
Namun di tengah upaya
pembenahan sepak bola
nasional, mungkin ini
adalah cara yang terbaik
untuk melahirkankan
kompetisi yang kredibel.
Siapa tahu dengan
kehadiran LPI lalu PSSI
mau berbenah diri.
Setidaknya berbagai
masukan yang diberikan
agar PSSI meninggalkan
politisasi dalam
pembinaan sepak bola
akhirnya mau mereka
dengar.
Selama ini PSSI begitu
bebal. Berbagai
keprihatinan yang
disuarakan pecinta sepak
bola sama sekali tidak
pernah mau mereka
perhatikan. Bahkan
ketika Presiden pun
memberikan masukan,
pengurus PSSI tidak
pernah mau
memedulikannya.
Pengurus PSSI seperti
hidup di dunianya
sendiri. Bahkan mereka
selalu berpikir bahwa
otoritas tertinggi yang
harus mereka dengar
bukanlah Kepala
Negara, tetapi FIFA.
Dengan arogannya
seringkali pengurus PSSI
mengatakan bahwa yang
bisa mengatur mereka
hanyalah FIFA.
Berikut adalah 19 klub yg akan bertanding mulai 8 Januari 2011:
1. Aceh United – Pelatih Lionel
Charbonnier (Perancis), Stadion Harapan
Bangsa, Banda Aceh (kapasitas 40.000)
2. Bali De Vata – Pelatih Willy
Scheepers (Belanda),
Stadion Kapten i
Wayan Dipta, Gianyar (kapasitas 25.000)
3. Bandung
FC - Pelatih Nandar
Iskandar, Stadion Siliwangi, Bandung
(kapasitas 25.000)
4. Batavia
Union - Pelatih Roberto
Bianchi (Brasil), Stadion
Tugu, Jakarta
(Kapasitas 20.000)
5. Bogor Raya - Pelatih John
Arwandy, Stadion
Persikabo, Bogor
(kapasitas 15.000) dan
Pajajaran, Bogor
(kapasitas 12.000)
6. Cendrawasih Papua Pelatih Uwe Erkebrecher (Jerman),
Stadion Mandala,
Jayapura (kapasitas
30.000)
7. Jakarta
1928 - Pelatih Bambang
Nurdiansyah, Stadion
Lebak Bulus (Kapasitas
25.000)
8. Kabau Padang – Pelatih
Divaldo Alves
(Portugal), Stadion Agus Salim, Padang
(kapasitas 28.000)
9. Ksatria
XI Solo – Pelatih
Branko Babic (Serbia),
Manahan, Solo
(kapasitas 24.000)
10. Makassar City - Pelatih
Michael Feichtenbeiner
(Jerman) Stadion Andi Mattalata, Makassar
(kapasitas 20.000)
11. Manado United - Pelatih Muhammad Al
Hadad, Stadion Klabat, Manado (kapasitas
20.000)
12. Medan
Bintang – Pelatih Rene Van Eck (Belanda),
Teladan, Medan
(kapasitas 20.000)
13. Medan Chiefs – Pelatih Jorg Steinebruner (Jerman)
Stadion Teladan,
Medan (kapasitas
20.000)
14. Persebaya - Pelatih Aji
Santoso, Stadion
Gelora 10 Nopember,
Tambaksari, Surabaya
(kapasitas 35.000)
15. Persema - Pelatih Timo
Scheuneman (Jerman),
Stadion Gajayana,
Malang (kapasitas
30.000)
16. Persibo
– Pelatih Sartono Anwar, Stadion Letjen
Haji Sudirman,
Bojonegoro (kapasitas
15.000)
17. Real Mataram – Pelatih Jose
Basualdo (Argentina),
Stadion Maguwoharjo,
Yogyakarta (kapasitas
30.000)
18. Semarang United - Pelatih Edy Paryono,
Stasion Jatidiri,
Semarang (kapasitas
25.000)
19. Tangerang Wolves, Pelatih Paulo Camargo
(Brasil), Stadion
Benteng (kapasitas
25.000)
Kita sangat berharap LPI
bisa benar-benar
menghadirkan sebuah
kompetisi yang
berkualitas dan kredibel.
Kalau LPI bisa
melakukan itu, maka
kita bukan hanya pantas
berharap bisa
menyaksikan kompetisi
yang berkualitas, tetapi
mampu
menyumbangkan
pemain yang baik bagi
tim nasional.
PSSI boleh mengancam
mencoret klub dan
pemain yang berlaga di
LPI untuk bisa bermain
bagi tim nasional.
Namun ketika kompetisi
yang baru ini mampu
melahirkan pemain
berkualitas , pasti PSSI
tidak akan bisa menutup
mata.
Harapan kita tentunya
dari kompetisi LSI dan
LPI bisa dilahirkan
kompetisi yang
berbobot. Bahkan pada
akhirnya, ketika akal
sehat yang berbicara,
akan bisa disatukan
kompetisi yang sama-
sama berkualitas itu bagi
terbangunnya sepak
bola nasional yang lebih
andal.
Akhirnya bagi kita,
pecinta sepak bola, tidak
terlalu peduli apakah
kompetisi yang kita
gulirkan itu namanya LSI
atau LPI. Yang jauh lebih
kita inginkan adanya
kompetisi yang
menghibur dan
berkualitas.
Marilah kita sambut
hadirnya LPI. Kita tidak
perlu melihatkanya
secara apriori. Mungkin
ini jalan yang memang
harus kita lalui untuk
membangun kembali
sepak bola nasional yang
sudah terlalu tertidur.
Selamat dan sukses atas peluncuran LPI dan kepada 19 klub peserta, selamat bertanding dengan penuh seportifitas, damai dan salam lima jari.

*sumber: twitter @ligaprimer

Selasa, 14 Desember 2010

Doell Ohara & Putri Titian Saat Syuting Di Bali


Akhirnya kelar juga syuting Bolang episode ini. Yah, Taman Buaya menjadi tempat pengambilan gambar acara dari Trans7 itu. Pada kesempatan terakhir ini kru membawa serta Putri Titian sebagai bintang tamu. Tentu saja tidak menyia-nyiakan juga bakat-bakat lokal. Foto ini adalah salah satu kenangan antara Putri Titian dan Doell Ohara ketika mereka terlibat syuting bersama. Doell Ohara & Putri Titian Saat Syuting Di Bali, akankah kebersamaan mereka berlanjut ke pertalian yang lebih serius?

Photo by. Reza
Lokasi. Tribun utama Taman Buaya, Mengwi, Badung - Bali
Waktu. Sabtu, 11 Desember 2010

Sabtu, 11 Desember 2010

Masa Indah



Masa indah itu hanya bisa dikenang dan tak bisa diulang. Kisah kasih di sekolah terkadang membuat seseorang semangat menjalani hidupnya. Namun tak jarang pula yang justru hidup terpuruk karna salah memaknainya. Bagi aku, masa-masa itu merupakan kenangan indah yang tak bisa dilupakan. Itulah masa indah di SMK Brawijata I Kota Kediri.


Photo by. Unknown
Lokasi. Ruang Kelas II Ak.1 SMK Brawijaya I Kota Kediri - Jatim
Waktu. 2005

Bolang Trans7




Taman Buaya kembali menjadi tempat syuting acara televisi swasta nasional. Setelah sebelumnya Panji Manusia Petualang, kini giliran Bocah Petualang (Bolang). Yah, Pada Tanggal 11 Desember 2010 akhirnya Kru Bolang Trans7 telah menyelesaikan proses syuting di Taman Buaya Bali. Episode yang rencananya akan tayang pada tanggal 19 Desember 2010 tersebut telah melakukan pengambilan gambar beberapa kali di Taman Buaya. Dan yang terakhir pihak Bolang juga mendatangkan bintang tamu yaitu Putri Titian.



Secara keseluruhan proses syuting berjalan lancar. Hal ini karna terjalinnya kerja sama yang baik antara kami selaku pengelola Taman Buaya dan kru Bolang dari Trans7. Sebagai tempat tujuan wisata, tentu kami selalu menyambut baik kegiatan-kegiatan yang bernuansa hiburan, apalagi yang mengandung unsur edukasi seperti acara Bolang ini. Berbagai potensi yang ada di Taman Buaya kami persilahkan untuk di eksplor demi suksesnya acara tersebut. Mulai dari koleksi buaya-buaya kami, hingga atraksi yang menjadi trade mark Taman Buaya. Atraksi tersebut merupakan satu-satunya di Bali. Bercerita tentang ketangguhan Manusia menaklukan buaya dan juga tentang cerita kesaktian pendekar Banten. Semua itu kami suguhkan spesial untuk acara Bolang Trans7. Harapannya tentu saja akan ada manfaat dua arah antara Taman Buaya dan Bolang Trans7.



Demikianlah akhirnya kami, selaku pengelola Taman Buaya mengucapkan terimakasih kepada Kru Bolang Trans7 atas kunjungannya, dan telah memilih Taman Buaya menjadi salah satu lokasi syuting. Semoga apa yang menjadi maksud dari semua yang telah dilakukan ini dapat sampai pada target yang di harapkan. Sekali lagi terimakasih Bolang, Terimakasih Putri Titian, dan terimakasih kru Trans7


Doell Ohara
Manager Operasional

Senin, 29 November 2010

Super Emak


He he, bilangnya mau ngebantuin kita-kita yang lagi repot, tak taunya cuma setor badan doank! begitu nyampe langsung terkulai tak berdaya. dialah teman sekelas yang super emak!! suka tidur padahal yang lain lagi sibuk nyiapin acara reuni SMK Brawijaya I Kota Kediri 2006.

Krisna Kurniawan



Dia adalah Krisna Kurniawan, teman yang dulu bertemu di Kediri, Solo lalu Jakarta. pertemanan kami sungguh unik dan nampaknya tidak ada kata yang pas untuk menggambarkannya. Tugu Monas sebagai latar belakang foto itu adalah satu-satunya yang bisa di kenang dari pertemanan itu. Karna selebihnya hilang seiring kepergiannya ke Korea tak lama setelah itu.

Photo By. Fai
lokasi. Lapangan Monas, Jakarta
Waktu. 7 Oktober 2007

Teman Lama



Setelah berpisah beberapa tahun, sekarang... tetap berpisah. Entahlah, di mana sekarang Lafi, teman lama yang dulu akrab. Pertemuan terakhir kami waktu itu di tepat kerjanya, Toko Distrindo, Kediri. Hanya foto ini yang masih menjadikan persahabatan itu abadi, entah sampai kapan karna pertemuan juga belum tentu akan terjadi lagi.

Photo by. Jojo

Lokasi. Distrindo, Jl. Joyoboyo Kota Kediri Jatim

Waktu. Awal 2007


 


 

Minggu, 17 Oktober 2010

Istirahat


Sejenak istirahat di tengah-tengah aktifitasku berenang bersama Fai. Di kolam renang vila taman bebek, kami berdua menikmati segernya udara alam Bali. Atas undahngan Sahabat, kamipun bisa merasakan semuanya.

Photo by. Fai
Lokasi. Kolam renang Vila taman bebek, Ubud, Gianyar - Bali
Waktu. Jumat, 15 Oktober 2010

Happy Birthday


Ulah teman-teman di taman buaya. Hanya untuk mengucapkan happy birthday saja harus membuatku mandi telur dan tepung. Sialan!! Tapi gak apa-apalah, aku juga bisa menikmati kok meski harus mandi tiga kali. Thank my Friends.. Especialy you.. Fai!!

Photo by. Fai
Lokasi. Garasi taman buaya, Mengwi, Badung - Bali
Waktu. Selasa, 12 Oktober 2010

Browsing Bersama


Masih dalam rangka reyen barang baru, aku nampak browsing bersama bule. Ya, itu terjadi karna hujan tiba-tiba mengguyur hotspot tempat aku menikmati wi-fi. Akupun pindah ke dalam minimart dan ternyata satu kursi yang kosong ada bule di sisi lainnya.

Photo by. Fai
Lokasi. Minimart Pantai Kuta, Badung - Bali
Waktu. Senin, 11 Oktober 2010

Monkey Forest


Hari ke empat kedatangan Fai di Bali, aku mengajaknya ke Ubud. Tujuan utama sih menemui teman yang sedang mengikuti Readers & Writers Festival, karna acara masih lama, ya kenapa tidak mampir di Monkey forest. Hutan yang penuh monyet sebagai objek wisata.

Photo by. Fai
Lokasi. Monkey Forest, Ubud, Gianyar - Bali
Waktu. Minggu, 10 Oktober 2010

Menikmati Santai


Sambil menunggu Fai membilas dirinya, aku menikmati hidangan yang disuguhkan. Dengan latar belakang kolam renang, akupun difoto di serambi vila taman bebek. Rasa capek oleh renang barusan, hilang seketika oleh kesegaran alam yang menyelimuti

Photo by. Fai
Lokasi. Serambi Vila taman bebek, Ubud, Gianyar - Bali
Waktu. Jumat, 15 Oktober 2010

Upacara Adat


Berangkat makan siang, eh ada iring-iringan upacara adat. Dari atas motor yang dikemudikan Fai, akupun mengabadikannya dalam fotoku. Sungguh sebuah budaya yang tetap terjaga hingga kini. Tiada tempat lain yang bisa melakukannya sebaik Bali.

Photo by. Doell Ohara
Lokasi. Jalanan Werdhibuawana, Mengwi, Badung - Bali
Waktu. Sabtu, 15 Oktober 2010

Hendak Renang


Ketika hendak renang, aku berusaha menyesuaikan suhu tubuhku dengan lingkungan sekitar kolam. Begitulah yang harus dilakukan menurut para ahli kebugaran sebelum terjun ke dalam air

Photo by. Fai
Lokasi. Kolam renang Vila taman bebek, Ubud, Gianyar - Bali
Waktu. Jumat, 15 Oktober 2010

Keindahan Villa


Sepintas aku gambarkan keindahan vila taman bebek. Meski hanya dengan foto, tapi aku berharap bisa benar-benar menggambarkan situasi saat itu. Aku sendiri hendak terjun untuk berenang saat foto ini diambil.

Photo by. Fai
Lokasi. Kolam renang Vila taman bebek, Ubud, Gianyar - Bali
Waktu. Jumat, 15 Oktober 2010

Bilasan Terakhir


Persiapan melakukan bilasan terakhir. Yah, setelah puas berenang, selanjutnya aku dan Fai kembali ke kamar untuk membersihkan diri. Sengaja aku mengajak Fai menghadiri undangan temanku dari Australia agar dia juga merasakan apa yang aku rasakan.

Photo by. Fai
Lokasi. Toilet, Vila taman bebek, Ubud, Gianyar - Bali
Waktu. Jumat, 15 Oktober 2010

Mandi Bersama


Sebenarnya tidak mandi bersama sih, hanya saja pas kita hendak makan-makan, kenapa enggak kita buat foto berdua. Supaya kita selalu ingat bahwa kita pernah menikmati kemewahan villa taman bebek bersama. Lihat saja toiletnya, bersih dan anggun.

Photo by. Selftimer SE J105
Lokasi. Toilet Vila taman bebek, Ubud, Gianyar - Bali
Waktu. Jumat, 15 Oktober 2010

Dikejar Singa


Pulang dari mengunjungi pura suci di danau uludanu, aku dikejar singa. Aku kaget sampai-sampai sandal yang aku bawa berantakan entah kemana. He he, kira-kira itulah yang terjadi jika singanya benar-benar hidup. Atau bahkan dia sudah berhasil menerkamku.

Photo by. Fai
Lokasi. Kawasan wisata uludanu, Bedugul, Tabanan - Bali
Waktu. Sabtu, 09 Oktober 2010

Pertamakali


Inilah pertamakali aku mengakses internet pakai wifi dengan laptop sendiri. Sempat bingung sih tapi akhirnya lancar juga. Bersama Fai yang datang khusus dari Jakarta, akupun datang ke hotspot minimart kawasan wisata pantai Kuta.

Photo by. Fai
Lokasi. Hotspot area Minimart, pantai Kuta, Badung - Bali
Waktu. Senin, 11 Oktober 2010

Mobil Tua


Ketika hendak makan di restoran bepasih, ya iseng-iseng saja nyetir mobil. He he, bercanda bro, yang benar adalah sambil menunggu supir datang, aku buka dulu mobilnya supaya udara segar masuk lebih dulu. Ya, sore ini kita semua akan mencairkan vocer di restoran bepasih.

Photo by. Fai
Lokasi. Garasi taman buaya, Mengwi, Badung - Bali
Waktu. Selasa, 12 Oktober 2010

Kesegaran Alam


Kesegaran alam benar-benar ada disini. Di danau Beratan, Uludanu. Tak heran, wisatawan banyak yang berkunjung, termasuk aku dan Fai. Selain sekedar menikmati segarnya udara, kita juga bisa bergabung memancing atau menyewa perahu berkeliling danau

Photo by. Fai
Lokasi. Kawasan wisata danau beratan, Uludanu, Bedugul, Tabanan - Bali
Waktu. Sabtu, 09 Oktober 2010

Persiapan Sembahyang


Aku dan Fai sedang pose dengan latar belakang sebuah sarana untuk persiapan sembahyang. Entah apa namanya, yang jelas banyak buang warna-warni dan indah banget. Serasi dengan alam uludanu yang memang terkenal keindahan alamnya.

Photo by. Seorang cewek entah siapa
Lokasi. Kawasan wisata danau beratan, Uludanu, Bedugul, Tabanan - Bali
Waktu. Sabtu, 09 Oktober 2010

Turis Belanda


Foto bersama turis belanda. Masih dari kawasan wisata uludanu, aku dan Fai bertemu guide asal Surabaya. Dia membawa tamu dari Belanda, maka terjadilah foto bersama ini. Sebagai bahan cerita tentang keindahan danau beratan yang banyak dikunjungi wisatawan mancanegara

Photo by. Fai
Lokasi. Kawasan wisata danau beratan, Uludanu, Bedugul, Tabanan - Bali
Waktu. Sabtu, 09 Oktober 2010

Dipugar


Sayang sekali pura itu sedang dipugar, sehingga keindahannya kurang maksimal. Tapi tak apalah, toh hasil jepretan di atas tetap bisa dinikmati. Nah, kalau penasaran betapa indahnya pura di danau beratan itu, langsung saja meluncur ke sana, Bali!!

Photo by. Cewek yang melintas
Lokasi. Kawasan wisata danau beratan, Uludanu, Bedugul, Tabanan - Bali
Waktu. Sabtu, 09 Oktober 2010

Hantu


Ada-ada saja ekspresiku menikmati keindahan danau beratan. Kepala nongol bagai hantu. He he, entah karena kehabisan gaya atau memang kreatif, nampaknya beda-beda tipis dah. Yang pasti aku sangat menikmati kunjunganku ke kawasan wisata uludanu

Photo by. Fai
Lokasi. Kawasan wisata danau beratan, Uludanu, Bedugul, Tabanan - Bali
Waktu. Sabtu, 09 Oktober 2010

Deretan Perahu


Deretan perahu yang siap dipakai untuk memancing atau sekedar keliling danau. Selain perahu tradisional itu, di danau beratan juga ada perahu motor bagi mereka yang malas mendayung. Tapi aku hanya foto saja di sebelahnya karna malas basah-basah

Photo by. Fai
Lokasi. Kawasan wisata danau beratan, Uludanu, Bedugul, Tabanan - Bali
Waktu. Sabtu, 09 Oktober 2010

Udara Danau


Sungguh luar biasa pemandangan yang aku lihat. Benar-benar menyegarkan pikiran setiap orang yang memandang. Apalagi menghirup udara danau, aku merasa sungguh fresh dan seakan kembali bangun di pagi hari

Photo by. Fai
Lokasi. Kawasan wisata danau beratan, Uludanu, Bedugul, Tabanan - Bali
Waktu. Sabtu, 09 Oktober 2010

Bermekaran


Di tengah bunga-bunga bermekaran, aku mencoba narsis bersama bule-bule. Sengaja menunggu mereka lewat di belakangku agar foto yang dihasilkan semakin narsis. He he, begitulah kira-kira yang aku inginkan saat itu. Keindahan danau beratan memang membuat kita bebas berhayal

Photo by. Fai
Lokasi. Kawasan wisata danau beratan, Uludanu, Bedugul, Tabanan - Bali
Waktu. Sabtu, 09 Oktober 2010

Parade Tradisional


Ceritanya kami sedang foto-foto di tepi danau. Tiba-tiba sebuah parade tradisional lewat, langsung kami berdua berlari mendekat dan.. Blitz!! Satu foto berhasil dibuat. Blitz! Blitz blitz! Foto-foto lainpun menyusul menghiasi ponselku

Photo by. Fai
Lokasi. Kawasan wisata danau beratan, Uludanu, Bedugul, Tabanan - Bali
Waktu. Sabtu, 09 Oktober 2010

Bunga Merah


Masih dari sekitar taman bunga yang bermekaran, kali ini aku mencoba menjadikan bunga merah itu sebagai objek utama. Aku, danau dan pura adalah kesatuan objek berikutnya. Begitulah hasil dari bidikan Fai, indah dan menjelaskan.

Photo by. Fai
Lokasi. Kawasan wisata danau beratan, Uludanu, Bedugul, Tabanan - Bali
Waktu. Sabtu, 09 Oktober 2010

Naik Perahu


Ayo naik perahu!! He he, seolah beneran padahal hanya pura-pura. Untung perahunya tidak hanyut ketengah atau tiba-tiba dikemudikan nahkodanya. Narsis juga ya? Bicara soal narsis tampaknya aku adalah biangnya. Biarlah, ini semata-mata untuk berbahagia.

Photo by. Fai
Lokasi. Kawasan wisata danau beratan, Uludanu, Bedugul, Tabanan - Bali
Waktu. Sabtu, 09 Oktober 2010

Parade Patung


Bagai parade patung yang sedang unjuk kebolehan, begitulah kesan yang muncul saat kaki ini memaksuki kawasan pusat pemerintahan kabupaten Badung. Puluhan patung berjejer menunjukkan sebuah karya seni tingkat tinggi

Photo by. Fai
Lokasi. Salah satu view Pusat pemerintahan kabupaten Badung - Bali
Waktu. Kamis, 07 Oktober 2010

Pusat Pemerintahan


Di Bali, ada satu area dimana terdapat bangunan-bangunan baru nan megah. Itulah pusat pemerintahan kabupaten Badung. Sebuah kabupaten terkaya di Bali. Dan aku bersama Fai, nampak sedang berada dipintu gerbangnya

Photo by. Doell Ohara
Lokasi. Pintu gerbang masuk pusat pemerintahan kabupaten Badung, Bali
Waktu. Kamis, 07 Oktober 2010

Lama Mencari


Setelah lama mencari, akhirnya ketemu juga aku dengan temanku. Dia adalah Dede Utomo, pendiri GAYa Nusantara. Pertemuan pertama kami terjadi di bandara internasional Juanda pas aku pulang dari Bali. Siang ini kami kembali bertemu di acara Readers & Writers Festival. Setelah makan siang dan bercengkrama, akupun mohon diri. Foto itu aku ambil dari sepeda motor saat melintasi pusat acara.

Photo by. Doell Ohara
Lokasi. Main Veneu Writers & Readers Festival, Ubud, Gianyar - Bali
Waktu. Minggu, 10 Oktober 2010

Bali TV


Untuk ketiga kalinya aku berkunjung ke Bali TV. Kali ini aku ditemani Fai, kebetulan dia baru datang dari Jawa. Tentu saja masih dalam rangka mengambil vocer makan di Restoran Bepaseh. Sengaja aku mengajaknya karna kebutalan lima vocer atas namanya

Photo by. Fai
Lokasi. Studio Bali TV, Gedung Pers K. Nada Lt.II, Denpasar - Bali
Waktu. Kamis, 07 Oktober 2010

Mendung


Salah satu karya seni yang menghiasi salah satu sudut pusat pemerintahan kabupaten Badung. Adalah patung tokoh pewayangan yang berdiri gagah disana, membuat aku dan Fai tergoda untuk berpose di bawahnya. Dengan sedikit jerih payah, jadilah foto ini

Photo by. Selftimer, SE J105
Lokasi. Salah satu titik pusat pemerintahan kabupaten Badung, Bali
Waktu. Kamis, 07 Oktober 2010

Mencoba Wifi


Reyen barang baru, aku sengaja mencari hot spot. Aku ingin mencoba wi-fi yang menjadi salah satu fitur laptopku. Bersama Fai, aku akhirnya memilih pantia Kuta sebagai area percoban. Hasilnya.. Luar biasa! Aku bangga banget, akhirnya apa yang aku inginkan dapat terkabulan

Photo by. Fai
Lokasi. Minimart Pantai Kuta, Badung - Bali
Waktu. Senin, 11 Oktober 2010

Ikan Bakar Jimbaran


Lama sering melewati rumah makan itu, akhirnya aku tergoda juga untuk mencobanya. Ikan bakar jimbaran, nama menu itu benar-benar membuatku mampir siang ini. Tidak salah, meski harga di atas rata-rata, tapi rasa dan hidangannya pas dengan semuanya. Satu porsi dah termasuk semangka dan kacang asin.

Photo by. Doell Ohara
Lokasi. Warung makan Kapal, Badung - Bali
Waktu. Senin, 04 Oktober 2010

Upacara


Ketika hendak menuju pintu keluar pura uludanu di danau beratan, kami berpapasan dengan rombongan masyarakat yang sedang melakukan upacara. Jeprat jepret kilat pun terjadi. Dan inilah hasilnya

Photo by. Fai
Lokasi. Objek wisata Pura Uludanu Danau Beratan, Bedugul, Tabanan - Bali
Waktu. 09 Oktober 2010

Pantai Kuta


Masih mengeksplorasi keindahan pantai Kuta. Aku mencoba narsis sekali lagi. Its ok lah, meskipun panas masih menyengat, tapi tidak menyurutkan niat kami untuk menunggu sunset tiba. Dari pada hanya duduk memandang laut, ya kenapa tidak jeprat jepret.

Photo by. Anen
Lokasi. Pantai Kuta, Kuta, Badung - Bali
Waktu. Selasa, 28 September 2010

Bukan ukuran


Ramai dengan kunjungan wisatawan, ternyata bukan ukuran bagus tidaknya sebuah prasarana daerah. Seperti yang aku foto diatas, padahal itu adalah trotoar di kawasan padat wisatawan asing, jalan Legian. Entah tidak tau atau memang petugas terkait yang teledor, yang jelas dana pasti sudah dianggarkan.

Photo by. Doell Ohara
Lokasi. Jalan Legian, Legian, Badung - Bali
Waktu. Selasa, 28 September 2010

Bukan ukuran


Ramai dengan kunjungan wisatawan, ternyata bukan ukuran bagus tidaknya sebuah prasarana daerah. Seperti yang aku foto diatas, padahal itu adalah trotoar di kawasan padat wisatawan asing, jalan Legian. Entah tidak tau atau memang petugas terkait yang teledor, yang jelas dana pasti sudah dianggarkan.

Photo by. Doell Ohara
Lokasi. Jalan Legian, Legian, Badung - Bali
Waktu. Selasa, 28 September 2010

Bilasan Terakhir


Persiapan melakukan bilasan terakhir. Yah, setelah puas berenang, selanjutnya aku dan Fai kembali ke kamar untuk membersihkan diri. Sengaja aku mengajak Fai menghadiri undangan temanku dari Australia agar dia juga merasakan apa yang aku rasakan.

Photo by. Fai
Lokasi. Toilet, Vila taman bebek, Ubud, Gianyar - Bali
Waktu. Jumat, 15 Oktober 2010

Me: On Periods XI


Foto yang aku pilih sebagai gambaran masa-masa di tahun 2009. Persis seperti apa yang aku rasakan dalah kehiduan nyata. Bahagia dan penuh tantangan. Begitulah kehidupan ini ketika awal kaki menginjak tanah Bali.

Photo by. Selftimer, LG KG200
Lokasi. Messroom taman buaya, Mengwi, Badung - Bali
Waktu. 2009